Harga TBS Anjlok

Harga TBS di Jambi Anjlok, GAPKI Jambi Sebut Harga Bergantung CPO di Pasar Dunia

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit saat ini sangat bergantung dengan harga jual Crude Palm Oil (CPO) dunia.

Harga TBS di Jambi Anjlok, GAPKI Jambi Sebut Harga Bergantung CPO di Pasar Dunia
Kontan
20140610_sawit_cpo 

Harga TBS di Jambi Anjlok, GAPKI Jambi Sebut Harga Bergantung CPO di Pasar Dunia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit saat ini sangat bergantung dengan harga jual Crude Palm Oil (CPO) dunia.

Dikatakan Tidar M. Bagaskara, Ketua Umum GAPKI Cabang Jambi, harga jual CPO saat ini terutama di negara-negara konsumen seperti Eropa, India dan negara lainnya saat ini di bawah harga standar pasaran.

Hal tersebut yang membuat harga TBS di masyarakat menurun.

Baca: Beberapa Pemicu Anjloknya Harga TBS,Ini Diantaranya Menurut Disbunak Kabupaten Batanghari

Baca: Kesalahan yang Berdampak Pada Raihan Suara, Caleg PAN Bungo Gugat ke Bawaslu Provinsi Jambi

Baca: VIDEO VIRAL! Seorang Wanita Naik Motor NMAX Tercebur ke Laut, Lampu Motor Tetap Nyala

"Yang menentukan harga CPO bukan domain produk tetapi domain konsumen, pembeli,  pasaran ekspor sangat mendominasi kebutuhan harga, produser juga sedang mengalami masa sulit terhadap harga, semua produser CPO yang memiliki pabrik  mengalami masa sulit," ujarnya, Senin (13/5/2019).

Saat ini harga CPO dipasar dunia jatuh sehingga ini berefek terhadap penentuan harga TBS Pekebun, karena harga TBS yang diberlakukan di masyarakat bersumber dari harga jual CPO ekspor.

Baca: Hati-hati, 8 Kasus Kebakaran di Muarojambi, Mayoritas Disebabkan Konsleting Listrik

Baca: TERNYATA Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo Diusir saat Melayat Pak Harto, Begini Reaksi Halimah

Baca: Sudah Ditetapkan, Ini Besaran Zakat Fitrah untuk Kabupaten Bungo, Ada 3 Klafikasi

Saat ini daya serap CPO di Eropa yang paling tinggi. Daya serap CPO di India dikatakannya juga cukup besar, tetapi harga di pasar India, Cina, Pakistan dan negara lainnya tidak sebagus di Eropa. Begitu harga CPO di Eropa jatuh, satu satunya cara dengan menjual ke negara negara tersebut.

Untuk kualitas sawit di Provinsi Jambi tidak ada masalah, artinya kulitasnya TBS di Jambi bisa dikatakan baik. Tetapi buyer atau konsumen melihat dari kualitas CPO bukan kualitas TBS.

Ada sebagian daerah di Provinsi Jambi yang memang mengalami kenaikan produksi. Kelebihan yang terjadi di Provinsi Jambi dikatakan Tidar karena banyaknya koversi dari tanaman belum menghasilkan (TBM) ke tanaman menghasilkan (TM), seperti di Tanjung Jabung Timur dan di Muaro Jambi.

Petani memindahkan TBS sawit
Petani memindahkan TBS sawit (TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI)

"Mestinya tanaman sawit di Jambi sudah masuk ke fase peremajaan terutama di daerah Kabupaten Bungo, Tebo, Sabak, di sisi lain animo masyarakat Jambi untuk membuat kebun kelapa sawit cukup tinggi sehingga banyak muncul petani petani swadaya, saat ini di Jambi sendiri bukan banyak produksinya, tetapi belum masanya panen puncak, kelebih yang terjadi di Provinsi Jambi karena banyaknya koversi dari TBM ke TM, dari tanaman belum menghasilkan ke tanaman menghasilkan."

Pemerintah dan GAPKI terus berupaya menekan penurunan harga agar harga CPO membaik. Baik melalui kampanye sehat, menjalin hubungan dan upaya yang saat ini dilakukan yakni penggunaan CPO untuk Biodisel 50 persen. 

Baca: VIDEO: Jadwal Hari ke-9 Ramadan 2019 / 1440 H Imsak dan Buka Puasa Jambi, Selasa 14 Mei 2019

Baca: RAMALAN Gus Dur Soal Ustaz Dadakan, Ciri-cirinya Terungkap, Siapa yang Dimaksud: Said Aqil Bongkar

"Penggunaan bahan bakar biodiesel campuran 50 persen dari CPO saat ini tengah dikembangkan, dan kita harap walau tidak terlalu besar, dengan B50 ini setidaknya kita dapat mengkonsumsi sendiri CPO," ujarnya.

Harga TBS di Jambi Anjlok, GAPKI Jambi Sebut Harga Bergantung CPO di Pasar Dunia (Fitri Amalia/Tribun Jambi)

Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved