Soal Tanggal Kedaluwarsa Makanan, Benarkah Kalau Sudah Lewat Tak Aman Dikonsumsi? Ini Jawabnya
Soal tanggal kedaluwarsa, belum tentu makanan tersebut benar-benar tak layak untuk dikonsumsi. Benarkah ini?
Soal tanggal kedaluwarsa, belum tentu makanan tersebut benar-benar tak layak untuk dikonsumsi. Benarkah ini?
TRIBUNJAMBI.COM - Label tanggal pada kemasan makanan seringkali menjadi patokan kita untuk memilah makanan mana yang masih bisa kita konsumsi.
Saat tanggal dalam kemasan telah terlewat, kita pasti langsung membuangnya dan tak ingin memakannya.
Padahal, belum tentu makanan tersebut benar-benar tak layak untuk dikonsumsi.
Makanan sebenarnya bertahan lebih lama dari tanggal yang tertera di labelnya.
Baca Juga
Pasukan Misterius di Kopassus yang Anggotanya Tak Diketahui, Istri Sendiri Tak Tahu Siapa Suaminya
Sepak Terjang Profesor Intelijen Kopassus, Merayap di Sarang Kobra hingga Pertarungan Pisau Komando
Polwan Cantik Pulang Pagi Pakai Pakaian Seksi, Lapor Pak RT Dulu, Ternyata Penyamaran Tingkat Tinggi
Beredar Undangan Resepsi Syahrini & Reino Barack, 3 Mei? Reino Ungkap Kapan Putus dengan Luna Maya
Menurut Departemen peneltiian AS, tanggal kedaluwarsa makanan mengacu pada kualitas makanan, bukan keamanan pangan.
Berdasarkan aturan, tanggal kedaluwarsa untuk daging, unggas, produk susu dan makanan kemasan tidak selamanya berlaku.
Satu-satunya produk yang memerlukan tanggal kedaluwarsa adalah susu formula bayi.
Tanggal kedaluwarsa diperlukan hanya sebagai panduan bermanfaat bagi konsumen dan pengecer.
Tanggal kedaluwarsa dalam makanan biasanya ditulis dalam tiga bentuk dengan arti yang berbeda-beda.
Berikut ini tiga bentuk penulisan tanggal kedaluwarsa dalam produk makanan.
1. Best If atau Used By (baik digunakan sebelum)
Tanggal ini menunjukkan kapan suatu produk berada pada kualitas puncak.
Jadi, jika melewati tanggal tersebut produk masih aman dikonsumsi.
Tapi, kualitas rasa dan tekstur akan mulai turun.
