Ramadan 2019

Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Soal Ziarah Kubur Jelang Bulang Suci Ramadan 2019

Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Soal Ziarah Kubur Jelang Bulang Suci Ramadan 2019

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribun Jambi/Herupitra
Ilustrasi 

Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Soal Ziarah Kubur Jelang Bulang Suci Ramadan 2019

TRIBUNJAMBI.COM - Bisa dikatakan sebagai tradisi dan kebiasaan sebelum menyambut Bulan Suci Ramadan.

Banyak masyarakat muslim di Indonesia yang melakukan ziarah ke kuburan kerabat yang telah meninggal dunia.

Hal ini nampaknya telah menjadi tradisi ini sudah berlangsung lama.

Lantas, bagaimanakah hukumnya berziarah kubur menjelang Ramadhan atau bulan puasa?

Menurut Ustad Abdul Somad, Nabi Muhammad pernah melarang umatnya berziarah kubur, namun sekarang sudah dibolehkan.

Terkait waktunya, bisa kapan saja, tak harus menjelang bulan puasa.

“Kapan saja boleh. Mau menjelang puasa, sedang bulan puasa atau setelah bualan puasa, bebas saja. Lalu mengapa orang-orang kita sering berziarah kubur menjelang bulan puasa? Mungkin saja karena dia baru bisa libur pas mau puasa atau saat sedang bulan puasa. Bisa juga karena hatinya sedang lapang, ingin mengingat Allah maka pergilah di ke kubur, mau mengingat mati,” jelasnya.

Suasana permakaman di Kota Jambi, Rabu (16/5/18). Peziarah masih ramai di lokasi.
Suasana permakaman di Kota Jambi, Rabu (16/5/18). Peziarah masih ramai di lokasi. (Tribun Jambi/Mareza Sutan)

Katanya, hal ini ada di kitab karangan seorang syekh tentang ziarah kubur.

Lalu ada lagi pertanyaan, apakah berziarah kubur menjelang bulan puasa pernah dilakukan Nabi Muhammad?

Jawabnya, tidak semua perbuatan yang tidak dilakukan Nabi Muhammad lantas tak bisa pula kita lakukan.

Contoh, membaca ayat Kursi di empat sudut rumah ketika memasuki rumah.

Baca Juga:

Sedang Hamil Usia Kandungan 6 Bulan, Suami Aura Kasih Bocorkan Jenis Kelamin Calon Bayinya

Mahfud MD Menjawab Bila Hasil Real Count KPU di Situng Beda dengan Form C1, Mana yang Dimenangkan?

REVIEW GADGET- Dibandrol Rp1,5 Jutaan, Inilah Dia Penampakan Redmi 7 yang Kekinian

Nabi Muhammad tak pernah melakukan ini, namun dilakukan oleh satu diantara sahabat Nabi Muhammad, yaitu Abdurrahman bin Auf.

“Abdurrahman bin Auf ketika pulang ke rumahnya malam hari, diucapkannya ayat Kursi di empat sudut rumahnya, kanan, kiri dan dua di belakang,” katanya.

Artinya, jika kita ingin juga melakukan ini untuk perlindungan dari kejahatan setan boleh saja walaupun tak pernah dilakukan Nabi Muhammad.

“Sebab hadis itu ada empat jenis, yaitu berdasarkan perkataan, sifat, ketetapan dan perbuatan Nabi Muhammad,” katanya.

Simak video di bawah ini:

5 Amalan Utama di Bulan Ramadhan Ustaz Abdul Somad LC MA

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

IKUTI FANSPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved