Pilpres 2019

Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo Mengimbau Penggunaan Istilah Cebong dan Kampret Dihentikan

Masa sebelum pemilu digelar, ada beberapa istilah yang muncul dan kemudian kerap digunakan masyarakat.

Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo Mengimbau Penggunaan Istilah Cebong dan Kampret Dihentikan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin didampingi sejumlah pimpinan Parpol pendukung melambaikan tangan usai memberikan keterangan terkait Pilpres 2019 di Jakarta, Rabu (17/4/2019). Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menyatakan akan menunggu hasil resmi dari KPU meskipun sejumlah lembaga survei memenangkan mereka dalam hitung cepat. 

TRIBUNJAMBI.COM- Masa sebelum pemilu digelar, ada beberapa istilah yang muncul dan kemudian kerap digunakan masyarakat.

Satu di antaranya adalah istilah "Cebong dan Kampret" yang kerap dikaitkan sebagai sebutan bagi pendukung kedua pasangan calon (paslon).

Terkait penggunakan istilah itu, calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo memberikan pesan khusus setelah pemilu selesai digelar Rabu (17/4/2019).

 
Dikutip dari channel YouTube official iNews, Senin (22/4/2019), awalnya Jokowi ditanya oleh pembawa acara soal istilah 'cebong dan kampret' yang banyak digunakan di media sosial.

"Bermula sejak Pilkada, sampai saat ini di pemilu 2019, ada sebutan yang kurang bagus Pak di masyarakat, ada kelompok cebong, ada kelompok kampret, gimana Pak Jokowi karena Pak Jokowi juga suka buka sosmed pasti Pak Jokowi juga familiar dengan istilah itu," tanya pembawa acara.

• Jika Bertemu dengan Prabowo, Jokowi akan Sampaikan Pesan Khusus

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengimbau penggunaan istilah 'cebong' dan 'kampret' dihentikan.
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengimbau penggunaan istilah 'cebong' dan 'kampret' dihentikan. ((Akun YouTube Official iNews))

Melihat pertanyaan tersebut, Jokowi tampak tertawa lepas.

Ia juga tampak mendengakkan kepalanya beberapa saat sebelum akhirnya  menjawab pertanyaan tersebut.

"Sudahlah, sudah ini yang namanya kehendak rakyat sudah ditentukan di 17 April kemarin, di hari pencoblosan sudah," tegas Jokowi.

"Setelah itu sudahlah, enggak ada lagi istilah cebong, kampret, stop, udah enggak ada lagi," lanjut Jokowi.

Baca: Sering Banjir, Bupati Masnah Minta Dinas PUPR Lakukan Normalisasi di Kelurahan Sengeti

Halaman
12
Editor: andika arnoldy
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved