Setelah Ratusan Tahun Jadi Misteri, Akhinya Sosok Raja Hayam Wuruk dan Gajah Mada Bisa Dilukis
Mpu Haris tak serta-merta melukis sosok Gajah Mada dan 5 petinggi Kerajaan Majapahit. Dia harus bersemedi, hingga mendapat gambaran seperti ini.
Mpu Haris tak serta-merta melukis sosok Gajah Mada dan 5 petinggi Kerajaan Majapahit. Dia harus bersemedi, hingga mendapat gambaran seperti ini.
TRIBUNJAMBI.COM - Penampakan wajah Hayam Wuruk dan Gajah Mada akhirnya tergambar.
Setelah berabad-abad menjadi misteri, sosok Raja Majapahit Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, akhirnya bisa dilukis seniman Haris Poerwandi (59) alias Mpu Haris.
Penampakan Hayam Wuruk dan Gajah Mada itu dari hasil meditasi seniman.
Hayam Wuruk merupakan raja keempat Kerajaan Majapahit yang memerintah tahun 1350-1389, bergelar Maharaja Sri Rajasanagara. Di bawah pemerintahannya, Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya.
SIARAN LANGSUNG
Baca Juga
Kisah Cinta Rien Wartia Trigina (33) dan Andre Taulany (45), Awalnya Seperti Om-om, Akhirnya Nempel
Fitur Like Akan Dihapus? Aturan Dari Pihak Instagram Bakal Berdampak Bagi Influencer Selebgram
Bentuk Perut Sandra Dewi Bikin Penasaran, Wulan Guritno Bingung Mengapa saat Isi Bisa Seperti Itu
Soeharto 3 Kali Mengalami Kejadian Aneh, Tatapan Matanya Tiba-tiba Kosong, Ternyata Firasat Lengser
Ramalan Soeharto Terbukti, Namun Beberapa Tahun Sebelumnya The Smilling General Lengser
Sedangkan Gajah Mada adalah seorang panglima perang dan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit.
Seniman Mojokerto, Haris Poerwandi (59) berhasil melukis sosok Gajah Mada saat Amukti Palapa (Sumpah Palapa).
Namun, untuk melukis sosok Gajah Mada tidaklah mudah.
Warga Dusun Perning, Desa Perning, Jetis, Kabupaten Mojokerto harus melewati beberapa proses tahapan yang begitu sulit.
Mpu Haris sapaan akrabnya, tak serta-merta melukis sosok Gajah Mada.
Dia mendapat pesanan dari seseorang pejabat untuk melukiskan 5 petinggi Kerajaan Majapahit.
"Saat memesan saya tidak diberikan referensi oleh seseorang yang sementara tak bisa saya sebutkan namanya itu.
Saya pun mencari referensi ke sejumlah tempat di Bali, Jogja, Pasar Seni Ancol, dan beberapa pelukis," katanya saat ditemui di rumahnya Minggu (21/4/2019).