Pemilu 2019

Mahfud MD Minta Polisi, KPU & Bawaslu Jangan Main-main serta Ajak Warga Tak Terkecoh Quick Count

Mahfud MD Minta Polisi, KPU & Bawaslu Jangan Main-main serta Ajak Warga Tak Terkecoh Quick Count

Mahfud MD Minta Polisi, KPU & Bawaslu Jangan Main-main serta Ajak Warga Tak Terkecoh Quick Count
Instagram @mohmahfudmd
Prof Dr Mohammad Mahfud MD 

Mahfud MD Minta Polisi, KPU & Bawaslu Jangan Main-main serta Ajak Warga Tak Terkecoh Quick Count

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) meminta warga tak terkecoh hasil hitung cepat atau quick count.

Dikarenakan, hasil perhitungan suara resmi KPU baru akan dirilis satu bulan, setelah pencoblosan berlangsung pada Rabu (17/4/2019).

Hal itu dikemukakan Mahfud MD setelah dirinya dan keluarga mencoblos di TPS Sambilegi, Yogyakarta, Rabu (17/4/2019).

Mahfud mengatakan, jika ada peserta pemilu yang merasa dicurangi, silahkan untuk melapor ke Mahkamah Konsitusi.

"Semua yang merasa dicurangi bawa sengketanya ke Mahkamah Konstitusi ya atau di dalam proses setiap tahapan penghitungan itu juga dikawal," ujar Mahfud.

"Sesudah itu nanti ada jalurnya nanti Mahkamah Konstitusi."

"Mahkamah Konstitusi itu perlu bukti oleh sebab itu bukti itu harus disiapkan, karena setiap peserta ini nanti akan diberi bukti berita acara, C1 nya diberikan."

"Kemudian mereka menandatangani juga berita acara dari setiap peserta, kontestan maupun parpol."

Mahfud juga meminta agar seluruh pihak yang mengurus pemilu tidak main-main karena pemilu tersebut merupakan hak rakyat.

Sehingga tidak boleh ada kecurangan dalam proses pelaksanaan pemilu ini.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved