Dua Pemuda Diarak Hanya Pakai Celana Dalam, Hanya Gara-gara Curi Gas LPG 3 Kilogram
Akibat mencuri tabung LPG 3 Kilogram, dua pemuda di Mojokerto ini harus berurusan dengan masyarakat setempat.
TRIBUNJAMBI.COM - Dua orang pemuda di Mojokerto kedapatan mencuri 5 tabung gas LPG 3 Kg.
Akibat mencuri tabung LPG 3 Kg, dua pemuda di Mojokerto ini harus berurusan dengan masyarakat setempat.
Hukumannya, dua pemuda diarak keliling kampung menuju Polsek Pacet dan hanya menggunakan celana dalam.
Alfian Pramana Putra (21) warga Jalan Karang Tembok, Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya dan Muis Ashariyanto (22) warga Dusun Made, Desa Pacet, Pacet, Kabupaten Mojokerto kepergok warga mencuri 5 buah tabung gas LPG 3 kg.
Setelah menangkap, warga mengarak kedua tersangka dengan berjalan kaki ke Polsek Pacet. Saat diarak tersangka hanya menggunakan celana dalam saja.
Saksi mata bernama Ngadiyono (48) mengatakan, warga memergoki tersangka saat nongkrong di sebuah pos yang letaknya hanya 5 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni Kantor Perhutani Pacet.
"Saat nongkrong, sejumlah warga didominasi karang taruna curiga dengan dua tersangka karena malam-malam membawa LPG 3kg sebanyak 5 buah," katanya, Selasa (16/4).
Kemudian, warga tersebut menanyakan kepemilikan 5 tabung gas LPG tersebut. Sebelumnya, beberapa pedagang juga sering kehilangan tabung gas LPG.
"Saat ditanya mereka sempat tak mengakui. Namun, warga tak langsung percaya. Warga terus mendesak agar dua pemuda itu terus terang. Akhirnya mereka mengakui bahwa tabung gas LPG itu dicuri dari gerobak pedagang yang diletakkan di dalam area Kantor Perhutani. Sebanyak 10 warga langsung mengarak ke Polsek Pacet, para pelaku tidak dihakimi massa," terangnya.
Ngadiyono mengungkapkan,dua tersangka tersebut sering nongkrong di area Pacet. Dia menduga, tabung gas LPG milik pedagang yang hilang beberapa bulan yang lalu, juga dicuri oleh mereka.
"Saya menduga yang mencuri LPG milik pedagang beberapa bulan yang lalu, kedua tersangka," sebutnya.
Ngadiyono berjualan durian di depan pintu gerbang Kantor Perhutani Pacet. Dia melihat kedua tersangka ke luar dari pintu gerbang Kantor Perhutani Pacet.
"Saat keluar, tersangka tidak membawa apa-apa. Saya pun tak curiga. Mungkin saat masuk melalui pintu belakang. Begitu pula saat mereka membawa tabung LPG hasil curian ke pos yang biasa dibuat sopir truk nongkrong," ucapnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pacet, Ipda Misdak menyebutkan, tersangka mencuri tabung LPG disimpan di gerobak pedagang Senin (15/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka mencuri tabung gas LPG yang disimpan di 4 gerobak.
Baca: Pilih Mana Roto Favoritmu, Setiap Bagian Roti yang Kamu Pilih Akan Menentukan Karakter Kepribadianmu
Baca: Ini Daftar Agenda Gubernur Fachrori Umar, Nyoblos di TPS 14 Lalu Tinjau TPS Ini
Baca: Ini Fakta Ustadz Yusuf Mansur Difitnah Disebut Kafir Karena Dukung Jokowi dan Unfollow UAS,
Baca: Oknum Teller BRI Kuras Dana Nasabah Rp 2 Miliar, Buron Polisi dan Berpindah-pindah Tempat
Baca: Lokasi Pencoblosan Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo-Sandi dan Persiapannya Pagi Ini
"Namun, warga baru memergoki tersangka telah mencuri LPG Selasa (16/4) sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka mencongkel engsel pintu gerobak untuk mengambil LPG. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar 900.000. Setelah berjualan, para pedagang biasanya menyimpan gerobak di halaman belakang Kantor Perhutani Pacet," sebutnya