Pemilu 2019

200an Pasien RSUD Raden Mattahar, Mencoblos di Ruang Perawatan, drg Iwan: Julmah Pasien Fluktuatif

200an Pasien RSUD Raden Mattahar, Mencoblos di Ruang Perawatan, drg Iwan: Julmah Pasien Fluktuatif

200an Pasien RSUD Raden Mattahar, Mencoblos di Ruang Perawatan, drg Iwan: Julmah Pasien Fluktuatif
Tribunjambi/Zulkifli
200an Pasien RSUD Raden Mattahar, Mencoblos di Ruang Perawatan, drg Iwan: Julmah Pasien Fluktuatif 
drg Iwan, Direktur Umum RSUD Raden Mattaher
drg Iwan, Direktur Umum RSUD Raden Mattaher (Tribunjambi/Zulkifli)

200an Pasien RSUD Raden Mattahar, Mencoblos di Ruang Perawatan, drg Iwan: Julmah Pasien Fluktuatif

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ada 200an orang pasien rumah sakit umum daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, terpaksa harus menyalurkan hak pilihnya di ruang perawatan rumah sakit, saat pencoblosan Rabu (17/4/2019).

Mereka merupakan pasien RSUD yang sedang menjalani perawatan inap di RSUD dan belum mendapat izin keluar dari dokter.

Direktur Umum RSUD Raden Mattaher Jambi, drg Iwan Hendrawan saat diwanwancarai Tribunjambi.com, menyampaikan, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit memang fluktuatif. Bisa saja hari ini ada yang keluar dan ada yang masuk.

Baca: OPERASI Trikora Pasukan TNI AL Terpaksa Bawa Koki dari Jawa, Gegara Sakit Perut Makan Masakan Ini

Baca: 13.312 Lembar Surat Suara Dimusnahkan dengan Cara Dibakar, Ada Surat Suara Lebih dan Ada yang Rusak

Baca: PLN Siagakan Genset dan 5 Petugas Operatornya di Tiap Kantor KPU

"Data saat ini yang dirawat inap ada sekitar 200 an orang," ungkap Iwan, Selasa (16/5/2019).

Menurutnya, biasanya tekhnis penyaluran hak suara bagi para pasien rumah sakit, pihak KPU melalui TPS-TPS terdekat dari rumah sakit, datang ke rumah sakit membawa surat suara, bilik pencoblosan, dan kotak suara.

"Mereka datang ke kamar, karena di situ ada Bawaslu juga, ada saksinya, dan securiti kita juga mendampingi," beber Iwan.

Disebutkan Iwan, fasien yang dirawat di RSUD tersebut berasal dari berbagai daerah bukan hanya dari Kota Jambi.

Bukan hanya pasien, namun para pegawai yang mendapatkan sift siang dan tidak sempat untuk pulang ke rumah bisa menggunakan hak pilihnya di rumah sakit.

Baca: Turunkan 5 Armada Hingga Mobil Cran, Bawaslu Tetap Tertibkan Alat Peraga Bersama Dispenda

Baca: Tonton ILC tvOne Malam Ini, Live Streaming Lewat HP, Ada Wapres JK, Mahfud MD & BJ Habibie

Baca: Begini Alasan Mahkamah Konstitusi Perbolehkan Quick Count Setelah Pukul 15.00 WIB, Bakal Pengaruh

Dalam satu sift pegawai yang bertugas di RSUD sebanyak 150 orang.

"Cuma kalau ada yang tidak mau memilih di rumah sakit, mereka menyempatkan pulang dulu, asal tidak mengganggu tugas mereka. Karena kalau mereka milih di rumah sakit, ada yang tidak semua bisa mereka pilih, karena lain dapil, rugilah mereka," jelas Iwan.

200an Pasien RSUD Raden Mattahar, Mencoblos di Ruang Perawatan, drg Iwan: Julmah Pasien Fluktuatif (Zulkifli/Tribun Jambi)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved