Berita Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Kapan Angkutan Barang Lebih Menjanjikan, Nipah Panjang Belum Miliki Kapal Angkutan Khusus Penumpang

Kapan Angkutan Barang Lebih Menjanjikan, Nipah Panjang Belum Miliki Kapal Angkutan Khusus Penumpang

Kapan Angkutan Barang Lebih Menjanjikan, Nipah Panjang Belum Miliki Kapal Angkutan Khusus Penumpang
tribunjambi/Abdullah Usman
Kapan Angkutan Barang Lebih Menjanjikan, Nipah Panjang Belum Miliki Kapal Angkutan Khusus Penumpang 

Kapan Angkutan Barang Lebih Menjanjikan, Nipah Panjang Belum Miliki Kapal Angkutan Khusus Penumpang

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dari ratusan kapal di Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dinas terkait menyebut, hanya kapal angkutan barang yang mengantongi izin.

Meski menjadi transportasi unggulan, kapal-kapal motor tersebut banyak tidak memiliki izin kapal. Terutama untuk angkutan penumpang. Hal tersebut diketahui berdasarkan penelusuran Tribunjambi.com di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Nipah Panjang.

Baca: Dua Kopaska Pakai Trik Siluman Menyusup Senyap ke Kapal Malaysia, Bikin Komandan Musuh Kabur

Baca: Video Kapal Perang TNI AL Tangkap Kapal Penangkap Ikan Ilegal, Sempat Beri Tembakan ke Kapal Vietnam

Baca: Analisis Litbang Kompas : Pertarungan Hasan Basri Agus (HBA) Dengan Mantan Kadis Rebut Kursi DPR-RI

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Nipah Panjang, Nelson Sianipar melalui bagian TU Abul mengatakan, terkait izin kapal, saat ini kebanyakan kapal di Nipah Panjang hanya memiliki dokumen angkutan barang bukan angkutan umum penumpang.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada kapal motor yang sesuai standar untuk angkutan penumpang, yang seharusnya sesuai standar dan aturan yang berlaku.

“Dapat dikatakan untuk kapal khusus angkutan penumpang di Nipah Panjang ini belum ada,” sebut Abul, kepada Tribunjambi.com, Selasa (9/4/2019).

Sementara untuk saat ini kata Abul, untuk transportasi angkutan penumpang masih digabung dengan menggunakan kapal barang dan nelayan, meski lebih beresiko lebih tinggi.

Hal tersebut bukan tanpa alasan. Seorang nelayan di kecamatan tersebut mengatakan, terkait kapal angkutan penumpang, kurang menjadi minat masyarakat karena jam kerja kapal tersebut terbatas. Hanya beroperasi pada hari- hari tertentu dan tergantung penumpang.

“Paling ramainya saat liburan saja, selain itu untuk angkutan penumpang juga tidak setiap hari ramai. Bagaimana untuk penghasilan,” jelasnya.

Baca: Jadwal Liga Champions Live Streaming Manchester United vs Barcelona Tanpa Suarez Prediksi & Susunan

Baca: VIRAL! Aksi Pria Ini Pilih Keluar dari PNS, Ungkap Borok Instansinya: Saya Melihat Banyak Hal Lucu

Baca: Paranormal Tunjukkan Lokasi Kepala Budi Hartanto di Sungai, Mengapa Bagian Tubuh Itu Tak Ditemukan?

Berbeda dengan kapal nelayan atau barang, lebih memiliki penghasilan tetap dan rute atau jadwal yang lebih menjanjikan. Hal tersebutlah yang membuat kapal penumpang kurang diminati.

“Selain faktor ekonomi, juga timbal balik dari yang dihasilkan tidak sesuai,” jelasnya.

Kapan Angkutan Barang Lebih Menjanjikan, Nipah Panjang Belum Miliki Kapal Angkutan Khusus Penumpang (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved