Advertorial

Alasan H.Tafyani Kasim Pilih Jadi Caleg PDI Perjuangan

Langkah H. Tafyani Kasim turun dalam kancah politik dan menjadi Caleg DPR RI dari PDI perjuangan cukup mengagetkan publik.

Alasan H.Tafyani Kasim Pilih Jadi Caleg PDI Perjuangan
Istimewa
H. Tafyani Kasim Caleg DPR RI dari PDI Perjuangan dari Kerinci. 

LANGKAH H. Tafyani Kasim turun dalam kancah politik dan menjadi Caleg DPR RI dari PDI Perjuangan cukup mengagetkan publik.

Salah satu tim sukses H. Tafyani Kasim (HTK), Mukhri Soni, menjelaskan alasan HTK memilih partai PDIP, sebagai pengusaha Kerinci yang sukses di Jakarta tentunya ingin memajukan daerahnya,

“Setelah melakukan berbagai kajian dan komunikasi serta masukan dari tokoh masyarakat, ulama, tokoh politik dan berbagai pihak, maka diputuskan untuk terjun dalam pemilu serentak sebagai Caleg DPR RI dapil Jambi," ujar Mukhri Soni.

Pilihan pada partai berlambang banteng moncong putih, karena PDI Perjuangan mempunyai kans yang lebih baik dalam memperoleh kursi di Senayan, suka atau tidak PDIP dapat menjadi kendaraan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat Kerinci dan Jambi pada umumnya.

“Dari berbagai survei PDI Perjuangan mampu melewati ambang batas parlement threschold 4%, sehingga HTK sebagai Caleg DPR RI diharapkan lebih mudah lolos ke Senayan," tambah Mukhri Soni, koordinator tim provinsi.

Bila terpilih nantinya, HTK akan mudah untuk menyuarakan keinginan masyarakat Jambi khususnya masyarakat kerinci yang perlu perhatian pemerintah dalam bidang pertanian, tenaga kerja dan pemekaran wilayah.

“Untuk masyarakat kerinci, agar tidak mempermasalahkan partainya tapi lihat sosok HTK yang peduli pada masyarakat Kerinci, dan ingin berada di garda terdepan memperjuangkan Kabupaten Kerinci ilir," ungkapnya.

H. Tafyani Kasim merupakan salah satu pengusaha sukses asal Kerinci yang kiprahnya banyak di Jakarta dan Kerinci. Dengan menjadi wakil rakyat di DPR RI tentunya akan berjuang untuk memperluas daya jual hasil pertanian, daya serap tenaga kerja dan pengembangan wilayah Kerinci. (*)

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved