WabupTanjabbar Singgung Komitmen Gubernur, Pertanyakan Soal Jalan Teluk Nilau-Tebing di Musrenbang

Dalam kegiatan yang bertemakan "Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Produk Ungulan Daerah"’ dihadiri Gubernur Jambi, Fahrori Umar

WabupTanjabbar Singgung Komitmen Gubernur, Pertanyakan Soal Jalan Teluk Nilau-Tebing di Musrenbang
TRIBUNJAMBI
ilustrasi/Kondisi jalan provinsi di Teluk Nilau yang lama terbengkalai, mengganggu akses transportasi warga. 

KUALA TUNGKAL, TRIBUN - "Pemkab minta komitmen gubernur agar pembangunan jalan Simpang Teluk Nilau hingga Tebing Tinggi tuntas 3 tahun ke depan, dan sekarang baru tercapai kurang lebih 50 persen sejak ditangani propinsi, jadi melalui Musrenbang kembali kita ajukan pembangunan itu," ujar Amir Sakib, Wabup Tanjab Barat, Kamis (28/3).

Hal itu disampaikan Amir Sakib saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2020, yang dilaksanakan di hotel Semangi, Muaro Bungo, Kamis (28/3).

Dalam kegiatan yang bertemakan "Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Produk Ungulan Daerah"’ dihadiri Gubernur Jambi, Fahrori Umar

Amir Sakib berharap, melalui Musrenbang ini, pemerintah provinsi dapat mengabulkan pengajuan Pemkab Tanjab Barat atas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Tanjab Barat.

"Kita mengusulkan ke provinsi untuk infrastruktur pembangunan jalan, pendidikan dan kesehatan dan Imtek. Dan melalui kewenangan provinsi, infrastruktur jalan yang sudah menjadi kewenangan propinsi dapat terealisasi tahun ini," harapnya.

Wabub juga menegaskan, jika komitmen gubernur terkait pembangunan jalan dari simpang Teluk Nilau hingga Senyerang Tebing Tinggi dapat terealisasi.

"Pemkab minta komitmen gubernur agar pembangunan jalan Simpang Teluk Nilau hingga Tebing Tinggi tuntas 3 tahun kedepan, dan sekarang baru tercapai kurang lebih 50 persen sejak ditangani propinsi, jadi melalui Musrenbang kembali kita ajukan kembali pembangunan itu," harapnya.

Dalam sambutanya, Gubernur Fahrori menjelaskan Musrembang merupakan bentuk sistem pembangunan nasional, pemerintahan daerah, tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

"Kegiatan Musrenbang ini agar dapat menjalin harmonisasi dan sinkronisasi program Pemerintahan daerah, pemerintah Provinsi Jambi. Dan menampung masukan dari seluruh stakeholder sebagai bahan penyempurnaan RKPD menjadi rancangan akhir RKPD 2020," ujarnya.

Fachrori umar berharap dengan Musrenbang ini, seluruh pemangku kepentingan baik dari unsur Pemerintahan Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten dan Kota se – Provinsi jambi dapat selalu harmonis dalam melakukan pembangunan.(cda)

Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved