Berawal dari Iseng, Kini Keripik Pisang Os dari Kenali Asam Bawah, Berkembang Pesat

Berawal dari Isengm Kini Keripik Pisang Os dari Kenali Asam Bawah Berkembang Pesat

Berawal dari Iseng, Kini Keripik Pisang Os dari Kenali Asam Bawah, Berkembang Pesat
Tribunjambi/Fitri Amalia
Berawal dari Isengm Kini Keripik Pisang Os dari Kenali Asam Bawah Berkembang Pesat 

Berawal dari Isengm Kini Keripik Pisang Os dari Kenali Asam Bawah Berkembang Pesat

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mengisi waktu luang, awalnya iseng hingga berkembang pesat, atau berniat untuk membantu suami dan meningkatkan perekonomian keluarga. Beberapa alasan tersebut yang biasa mendorong ibu-ibu untuk mendirikan unit usaha kecil dan menengah (UKM).

Hal itu juga yang menjadi alasan Os, sapaan akrab pemilik produk Keripik Pisang Bu' Os ini mendirikan usahanya. Sejak tahun 2009 ia mulai menekuni usahanya ini.

Baca: Dulu Dipuja, Nasib 6 Artis Ini Menyedihkan, Jadi Rias Mayat Hingga Jualan Keripik

Baca: Download Lagu MP3 Ayu Ting-ting Terbaru dan Terpopuler 2019, Kumpulan Lagu-lagu Hits

Baca: Bikin Pangling! Potret Wajah Muda Nunung 20 Tahun Lalu Bikin Andre Taulany Kagum, Cantik Banget

"Pertama itu iseng iseng, mau buat untuk jualan jajanan anak-anak di toko, kan bisa juga sambil nunggu-nunggu atau berbelanja ibunya bisa ngemilin jajanan saya," ujarnya, pada Tribunjambi.com, Selasa (19/3/2019).

Os juga menjual dan memproduksi olahan pisang lainnya seperti dodol pisang dan juga kue tusuk gigi, permen sagu, dan kue tradisional lainnya. Jika ada pesanan lainnya dalam jumlah besar, ia juga turut menyertakan produk anggota UKM di kawasan Kenali Asam Bawah.

Usaha yang bermodalkan Rp150 ribu, sekarang sudah berkembang dengan keuntungan jutaan rupiah. Awalnya hanya bungkusan kecil di warung warung, tetapi sekarang Os dapat memproduksi 15-25 kilogram keripik pisang dalam sehari.

Produk pisang olahannya juga tersedia di swalayan besar seperti Meranti, Hypermart dan juga Dekranasda. Keripik pisang buatannya sudah sering dibawa untuk mengisi stan di pameran pameran dalam kota maupun di luar provinsi, seperti di Pekan Baru dan Bali.

Baca: Situs Peninggalan di Tanjabtim, Jambi, Banyak Berstatus Gantung, Belum Ada Tim Khusus, Jadi Kendala

Baca: Keanehan Muncul Ikan Hiu dari Gunung di Sentani Usai Banjir Bandang, Pertanda Bencana Lebih Besar?

Ia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada keluarga dan dinas terkait yang telah mensupport usahanya hingga bisa maju pesat.

"Bisa memasukkan produk-produk ke swalayan yang besar juga karena dibantu dengan dinas Disperindag," ujarnya.

Baca: Penerimaan Anggota Polri 2019, Siapkan Berkas Persyaratan dan Ini Link Serta Cara Daftar Online

Baca: Inikah Firasat Ustaz Abdul Somad Sebelum Meninggalnya Ibunda? Beberapa Hari Sebelumnya

Untuk saat ini ia ingin fokus di produknya yang sudah ada, Os belum berencana untuk membuat panganan jenis lain. Ia sekarang fokus untuk mengembangkan kelompok UKM di daerah rumahnya, yakni di kawasan Kenali Asam Bawah.

"Kalau untuk mengembangkan produk, saya rasa semua sudah punya, apa lagi kue tradisional. Sekarang saya ingin fokus untuk mengembangkan kelompok UKM di Kenali Asam Bawah, untuk bersiap usahanya jadi satu, nantinya enak untuk membagi tugas," pungkasnya.(*)

Berawal dari Isengm Kini Keripik Pisang Os dari Kenali Asam Bawah Berkembang Pesat (Fitri Amalia/Tribun Jambi)

Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved