Sejarah
Lentera Cinta Soeharto Dengan Siti Hartinah Hingga Maut Memisahkan
Kisah cinta mantan presiden Soeharto dengan Siti Hartinah menjadi kisah yang menarik untuk diketahui.
TRIBUNJAMBI.COM - Kisah cinta mantan presiden Soeharto dengan Siti Hartinah menjadi kisah yang menarik untuk diketahui.
Soeharto muda menjadi tentara dan pemudi Siti Hartinah aktif di Laskar Wanita (Laswi) dan Palang Merah Indonesia.
Namun jangan pernah membayangkan mereka bertemu di medan juang.
Si tentara terluka dan sang wanita PMI membalut lukanya dengan selendang laiknya film-film romantis.
Kisah cinta Soeharto, presiden kedua republik ini jauh dari itu semua. Toh tak berarti romansa mereka biasa-biasa saja.
Mereka saling mencintai tanpa hiruk pikuk. Cinta yang mewujud dalam setiap laku dan napas.
Hingga akhir hayat, hanya ada satu nama wanita di hati Soeharto, juga hanya ada satu nama pria di hati Tien, sapaan Siti Hartinah.
“Kami, istri saya dan saya, memang sama-sama setia, saling mencintai, penuh pengertian, dan saling memercayai” - Soeharto.
Memori Bangku Sekolah
Soeharto dan Hartinah sudah saling kenal sejak kanak-kanak.
Baca: Tanggal Mulai Puasa Ramadan 2019, Libur Lebaran Idul Fitri 2019, dan Cuti Bersama 2019
Baca: Tips Memasak - Resep Ceker Ayam Mercon, Coba Sendiri Yuk di Rumah!
Baca: Profil Sat Bravo 90, Pasukan Paling Rahasia TNI AU, Begini Rekrutmen, Seleksi & Latihan yang Dilalui
Keduanya sama-sama bersekolah di satu SMP, di Wonogiri, Jawa Tengah.
Di sana, Hartinah merupakan adik kelas Soeharto. Kebetulan dia satu kelas dengan Sulardi, sepupu Soeharto.
Soeharto sendiri diceritakan tak pernah menunjukkan tanda-tanda naksir kepada Hartinah.
Justru Hartinah yang sempat berkelakar kepada Sulardi bahwa suatu saat nanti dirinya akan menjadi kakak ipar Sulardi.
Selepas sekolah, keduanya berpisah.