Puluhan Warga Korban Banjir di Desa Taman Bandung, Kecamatan Pauh, Terima Bantuan dari Dinsos

Itupun, banjir yang terjadi membuat aktivitas masyarakat lumpuh alias rumah warga terendam dalam kurun waktu lebih dari dua hari.

Puluhan Warga Korban Banjir di Desa Taman Bandung, Kecamatan Pauh, Terima Bantuan dari Dinsos
tribunjambi/wahyu
Kades Taman Bandung, menerima bantuan banjir secara simbolis 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir, yang terjadi di Desa Taman Bandung, Kecamatan Pauh.

Banjir yang melanda di Desa Taman Bandung sudah terjadi beberapa hari belakangan ini. Sehingga, membuat aktivitas masyarakat setempat terganggu dan lumpuh. Bahkan kesulitan dalam mendapatkan pasokan kebutuhan makanan.

Kades Taman Bandung, Abdul Azis, yang datang langsung ke Kantor Dinas Sosial menjemput bantuan tersebut. Menurutnya, warga di desanya yang berjumlah 60 kepala keluarga, menjadi korban banjir yang membutuhkan bantuan berupa sembako untuk memenuhi kebutuhan makanan.

Baca: Polda Jambi Tangkap Dua Pelaku Ganjal ATM yang Telah Mencuri Uang Rp 300 Juta Dari Nasabah

Baca: Hendak Putar Arah, Truk Semen Padang Justru Terbalik

Baca: Putri Gus Mus Komentari Neno Warisman Baca Ayat Alquran, Aduh Bacaannya Banyak yang Keliru

"Jumlah yang diterima sebanyak 60 orang, baru sudah satu minggu. Itu jalan lintas kami, kami tidak bisa beraktivitas, masyarakat kami tidak bisa memenuhi sembako. Makanya, kami mohon bantuan kepada dinas sosial supaya masyarakat bisa terbantu. Kalau kesehatan belum ada muncul penyakit dan masih terkendaki lah, hanya saja saat ini lumpuh aktivitas," jelasnya.

Sementara itu, Peltu Kadis Sosial, Juddin mengatakan, untuk penyaluran bantuan Sembako bagi korban banjir, sesuai dengan standar operasional (SOP) memang harus ada laporan dari pemerintah desa setempat.

Itupun, banjir yang terjadi membuat aktivitas masyarakat lumpuh alias rumah warga terendam dalam kurun waktu lebih dari dua hari.

Baca: Luna Maya Akan Datang ke Pernikahan Mantan, Jika Mendapat Undangan

Baca: Asap Mengepul, Begini Cara Warga Jelutung Cegah Demam Berdarah

Baca: Riview Gadget - Smartphone Baru 2019 Keluaran Nokia, Huawei, Xiaomi & LG, Ada yang 5 Kamera

"Untuk korban banjir yang terkena musibah ini, sesuai dengan laporan kades setempat dan sesuai SOP kita kalau banjir hanya lewat saja kita tidak bantu tapi kalau sudah sekian hari rumah terendam dan masyarakat tidak bisa beraktivitas disitulah akan kita bantu," katanya.

Untuk saat ini, kata Juddin, di Kabupaten Sarolangun baru ada satu desa yang dilaporkan memang butuh bantuan sembako akibat banjir. Yakni Desa Taman Bandung. Bantuan sembako tersebut, berupa beras, minyak sayur, sarden, mie instan dan gula pasir.

Baca: DEWA JUDI dari Pulau Kalimantan Ini Bikin Geger Las Vegas : Paul Phua Diburu FBI

Baca: Aktor Pemeran Utama Pria Terbaik Oscar 2019, Rami Malek, Pamerkan Sang Kekasih

"Kita tetap siaga terhadap adanya musibah banjir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah kabupaten sarolangun, stock kita masih aman. Namun, jika kapasitas banjir tidak terkendali dalam kondisi disetiap kecamatan, dan kita keluarkan SK ditetapkan tanggap darurat, kita akan minta bantuan ke provinsi dan penanganan banjir ini juga kita tetap koordinasi dengan BPBD Sarolangun," katanya.(*)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved