Harga TBS di Jambi Turun, Namun Tidak Berpengaruh. Ini Kata Apkasindo Jambi

"Tidak ada target, tergantung panennya. Karena, kalau di luar itu tetap minta terus hanya diharganya saja yang turun naik,"

Harga TBS di Jambi Turun, Namun Tidak Berpengaruh. Ini Kata Apkasindo Jambi
tribunjambi/syamsul bahri
Petani sawit di Sungai Bahar, Muarojambi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Jambi, periode 22-28 Februari 2019, yaitu Rp 1.490,35. Harga tersebut sedikit turun untuk periode minggu ini, yakni Rp0,01.

"Harga Minggu ini Rp 1.490,35, turun dikit dari yang kemarin, turun Rp 0,01," sebut Roy Asnawi, Ketua Apkasindo Jambi, Minggu (24/2/2019).

Ia juga menyampaikan, untuk harga TBS usia tanam 3 tahun adalah Rp 1.169,93 dari sebelumnya Rp 1.178,57, usia tanam 4 tahun Rp 1.242,99 dari Rp 1.251,55, usia tanam 5 tahun Rp 1.300,66 dari Rp 1.309,67, usia tanam 6 tahun Rp 1.355,37 dari Rp 1.364,80, dan usia tanam 7 tahun Rp 1.389,64 dari Rp 1.399,32 masing-masing perkilogram.

Baca: Usman Ermulan Prediksi Harga TBS akan Kembali Naik, Termasuk di Jambi

Baca: Saat Buru DPO Pembunuhan, Terjebak Gerombolan Preman: Anggota Polda Dikeroyok dan Ditusuk

Baca: Empat Warga Kota Jambi Meninggal Dunia Karena Demam Berdarah, Selama Februari Ada 55 Pasien DBD

Lalu usia tanam 8 tahun senilai Rp 1.418,65 dari Rp 1.428,46, usia tanam 9 tahun Rp 1.446,93 dari Rp 1.456,98 minggu lalu.

"Usia tanam yang bagus itu dari umur 10 sampai dengan 20 tahun, sekarang Rp 1.490,35, usia tanam 21 sampai 24 tahun Rp 1.444,65, dan di atas 25 tahun Rp 1.376,81 perkilogram, itulah harga sekarang," jelasnya.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal juga mengatakan minggu ini TBS sedikit turun.

"Cuma sedikit sekali, nggak berpengaruh, harga CPO dan Inti sawit juga turun, CPO minggu ini seharga Rp 6.754,77 tapi inti sawitnya naik menjadi Rp 4.196,73, sedangkan indeks K tetap 87,73 persen," jelasnya.

Baca: WANITA Cantik Ini Menikahi Kekasihnya Hantu Bajak Laut : Ini Pengakuan Mengejutkan Amanda

Baca: GEGER 3 Oknum Polisi Ditangkap, Pesta Sabu dengan Wanita Cantik: Ini Kronologinya

Baca: Valentino Rossi Asapi Marc Marquez yang Crash, Vinales Tercepat di Qatar

Ia menjelaskan, penurunan harga ini biasa terjadi di penjualan antar petani yakni naik turun dengan jumlah yang tidak besar. Karena jika dicermati disetiap tahunnya, periode ke depan harga akan naik terus dan nantinya turun yang begitu signifikan di akhir tahun seperti Desember ke Januari," ujarnya.

Ia juga mengatakan, setiap tahunnya Provinsi Jambi memproduksi CPO ke luar negeri kurang lebih sekitar 1,6 juta ton.

"Tidak ada target, tergantung panennya. Karena, kalau di luar itu tetap minta terus hanya diharganya saja yang turun naik," bilang Agusrizal.(*)

Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved