65 Tahun Keatas Rentan Terkena Demensia, Ada Latihan Khusus untuk Mencegahnya

Namun tidak semua orang yang mengalami penurunan daya ingat atau kemampuan fungsi otak dapat dikategorikan demensia.

65 Tahun Keatas Rentan Terkena Demensia, Ada Latihan Khusus untuk Mencegahnya
Tribun Jambi/Nurlailis
Sehari bersama lansia merupakan bagian dari remember me project yang merupakan post program dari alumni The ship for South East Asian youth program (SSEAYP) atau program Kapal Pemuda Asia Tenggara-Jepang. 

Demensia merupakan sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak seperti berkurangnya daya ingat, menurunya kemampuan berpikir, memahami bahasa serta kecerdasan mental. Demensia biasanya menyerang lansia yang berada di 65 tahun keatas.

Namun tidak semua orang yang mengalami penurunan daya ingat atau kemampuan fungsi otak dapat dikategorikan demensia.
Perlu pemeriksaan lebih lanjut kepada dokter spesialis untuk penanganan yang tepat.

Menurut dr. Hernina Oktaviani dari praktek dokter Apotek Fasa Jambi yang juga merupakan alumni dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi, demensia memang rawan terjadi di usia lanjut atau pada para lansia 65 tahun keatas.

“Demensia bukan hanya masalah lupa terhadap sesuatu hal tapi juga terkait masalah kemunduran fungsi intelektual dan kemunduran fungsi sosial. Hal tersebut terjadi secara bertahap. Misalnya yang awalnya lupa nama orang kalau tidak diobati dan dicegah, secara bertahap mungkin akan lupa jalan pulang kerumah. Inilah faktor yang sering menyebabkan timbulnya berita orang tua tersesat atau mungkin terlantar. Padahal mungkin mereka lupa jalan pulang kerumah.” jelasnya.

Mengenai pengobatan ia mengatakan bukan untuk menyembuhkan namun untuk pencegahan agar tidak progresif. Perlu juga ditambah latihan-latihan untuk tetap menstimulasi otak. (nurlailis)

Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved