Pembangunan Jalan Patunas Tanjabbar Dinilai Gagal, Pihak Kejaksaan Tak Dilibatkan

Beberapa waktu lalu, tim dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jambi telah melakukan pemeriksaan kualitas pekerjaan.

Pembangunan Jalan Patunas Tanjabbar Dinilai Gagal, Pihak Kejaksaan Tak Dilibatkan
tribunjambi/darwin
Kondisi Jalan Patunas, di Kuala Tungkal yang menjadi polemik 

TRIBUNJAMBI.COM - Peningkatan struktur Jalan Patunas, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat dinilai sebagai proyek gagal, karena jalan rijid beton itu sudah rusak, padahal baru beberapa bulan dibangun.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Ahmad Zulkarnain selaku Ketua Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Tanjung Jabung Barat mengatakan, dinas terkait tidak melibatkan kejaksaan dalam hal pengawasan.

“Kita tidak pernah menerima pemberitahuan dari dinas terkait sehubungan pembangunan Jalan Patunas," katanya.

Sementara itu Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjab Barat Arif Sambudi belum bisa dimintai keterangan. Ketika ditelpon Arif mengatakan sedang memdampingi BPK ke Tungkal Ulu.

Beberapa waktu lalu, tim dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jambi telah melakukan pemeriksaan kualitas pekerjaan.

Pengujian ini mendapat apresiasi dari masyarakat Kota Kuala Tungkal, karena masyarakat ingin melihat sejauh mana kerugian negara akibat pengerjaan jalan patunas yang sangat merugikan warga akibat buruknya pekerjaan jalan protokol dalam kota tersebut.

Waldi, warga Kota Kuala Tungkal yang juga salah satu pedagang di Puja Sera sangat curiga dengan kualitas dan ia menduga pembangunan Jalan Patunas bermasalah. Belum lagi mengenai tanah timbunan di depan Pujasera yang hingga kini dibiarkan saja.

Untuk diketahui, peningkatan Jalan Patunas ini menggunakan APBD Perubahan tahun 2018, sebesar lebih dari Rp 6,7 miliar. (cda)

Editor: awang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved