Ini Tiga Kecamatan di Tanjab Timur yang Mendominasi Wajib E-KTP Pemula

"Yang berstatus PRR sendiri per Januari sudah 3.956 ditambah duplikat rekor 1.268 karena data double," (*)

Ini Tiga Kecamatan di Tanjab Timur yang Mendominasi Wajib E-KTP Pemula
tribunjambi/abdullah usman
Warga mengurus data kependudukan di Dukcapil Tanjab Timur 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Tiga kecamatan ini memiliki angka tertingi wajib rekam KTP pemula. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tanjab Timur, menyebut penyebabnya selain banyak penduduk usia baru, juga pelajar merantau.

Setiap tahunnya jumlah penduduk Tanjab Timur mengalami perubahan usia. Hal tersebut membuat data perekaman baru bagi warga yang masuk usia wajib KTP terus terjadi. Dimana dari 11 kecamatan di Tanjab Timur, terdapat tiga kecamatan yang memiliki angka wajib KTP baru tertinggi.

Baca: Siapa Sangka Kentang Bisa Hancurkan Sel Kanker, dan Mengobati Diabetes, Begini Caranya

Baca: 668 Warga di Tanjab Timur, Belum Rekam e-KTP, Dukcapil Optimis Rampung Jelang Maret

Baca: Bagaimana Sikap Politik Ustaz Yusuf Mansyur, Ustaz Abdul Somad dan Aa Gym di Pilpres 2019?

"Secara global, kecamatan yang banyak WKT pemula belum rekam ada di tiga kecamatan. Diantaranya Kecamatan Muara Sabak Timur, Mendahara dan Kecamatan Nipah Panjang. Dari 11 Kecamatan di Tanjab Timur, tiga kecmatan tersebut juga paling tinggi jumlah penduduk," papar Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk M Syainal kepada Tribunjambi.com, Senin (11/2/2019).

Untuk wajib KTP baru yang berada diluar daerah (merantau dan sekolah), dukcapil memanfaatkan momen liburan untuk melakukan perekaman dengannjemput bola. Seperti yang telah dilakukan di Mendahara tengah misalnya karena banyak pelajar yang sekolah diluar daerah dan wajib memiliki KTP pemula.

Baca: Tuan Guru Bajang Dan Rocky Gerung Saling Sindir Di Twitter, Ada Apa?

Baca: Berapa Gaji PPPK/P3K? Ayo Buruan Daftar PPPK Tahap 1 di Link Sscasn.bkn.go.id

Baca: Bagaimana Sikap Politik Ustaz Yusuf Mansyur, Ustaz Abdul Somad dan Aa Gym di Pilpres 2019?

"Tercatat didua desa tersebut memiliki angka cukup tinggi perekaman E-KTP pemula di Desa Mendahara Tengah terdapat 201 jiwa, dan Desa Mebau 115 jiwa. Didominasi hasil perekaman jemput bola saat musim libur sekolah," jelasnya.

Untuk pasokan blangko saat ini kata dia, masih ada sekitar 2000 an blanko. Blangko tersebut digunakan untuk sisa yang belum perekaman sektar 600 an tadi, namun kemungkinan akan ditambah karena jika ditambah dengan E-KTP yang berstatus PRR, prediksinya akan kurang.

"Yang berstatus PRR sendiri per Januari sudah 3.956 ditambah duplikat rekor 1.268 karena data double," pungkasnya. (*)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved