Lima Investor Besar Masuk Kota Jambi, Total Invenstasi Capai Rp 2,7 Triliun
Selama 2018, ada lima investasi besar yang masuk ke Kota Jambi jumlahnya mencapai Rp 880 miliar.
Penulis: Rohmayana | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan wartawan Tribun Jambi, Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Selama 2018, ada lima investasi besar yang masuk ke Kota Jambi jumlahnya mencapai Rp 880 miliar. Jika ditambah dengan beberapa investasi kecil hingga sedang lainnya, maka nilai investasi secara keseluruhan mencapai Rp 2,7 triliun.
Disampaikan Fahmi, Kepala DPMPTSP Kota Jambi bahwa lima investasi yang masuk tersebut saat ini masih berjalan atau berlanjut hingga 2019.
"Ada lima investasi terbesar yang masuk ke Kota Jambi. Hingga 2019 ini masih melaksanakan pembangunan," katanya.
Dijelaskan Fahmi bahwa Rp 880 miliar tersebut terdiri dari Rp 454 miliar dari PT Rajato Transmitra yang realisasinya baru mencapai Rp 252 miliar.
Baca: Pernah Melebihi Target, BPPRD Muarojambi Optimis PAD Capai Rp 76 Miliar
Baca: Ketua Gerkatin Jambi Minta KPU Perhatikan Kaum Disabilitas
Baca: Pemkot Jambi Gelar Lomba Desain Tas Belanja Ramah Lingkungan, Daftar Gratis, Hadiahnya Jutaan
Baca: Terpeleset, Tiga Pelajar di Merangin Hanyut Terseret Arus Sungai, Dua Orang Tewas
Baca: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Peserta Dalam Pendaftaran SNMPTN 2019 Besok, Catat Hal-hal Penting Ini
Kedua Rp 271 miliar dari PT Semen Batu Raja yang realisasinya baru sebesar Rp 60 miliar. Ketiga Rp 141 miliar dari Radael Dharma Mefdika yang realisasinya baru mencapai Rp 2,1 miliar.
Keempat Rp 6 miliar dari CV Ceria Sukses Mandiri yang realisasinya baru mencapai Rp 1 miliar. Dan kelima Rp 7,5 miliar dari PT Nusa Citra Sarana yang realisasinya baru mencapai Rp 1,9 miliar.
"Dari jumlah Rp 880 miliar tersebut, realisasasinya hanya Rp 317 miliar. Inikan karena usaha mereka tersebut belum selesai secara keseluruhan. Ada yang baru mulai membangun gedungnya dan ada yang gedungnya sedang proses pembangunan," jelasnya.
Dari keseluruhan, nilai investasi Rp 2,7 triliun tersebut, realisasi nilai investasi di Kota Jambi mencapai Rp 2,08 triliun atau sekitar 76 persen.