Terpeleset, Tiga Pelajar di Merangin Hanyut Terseret Arus Sungai, Dua Orang Tewas
Keganasan arus sungai di Kabupaten Merangin kembali membuat gaduh masyarakat.
Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Keganasan arus sungai di Kabupaten Merangin kembali membuat gaduh masyarakat.
Setelah beberapa waktu lalu ada siswa tenggelam saat main air, kali ini peristiwa itu kembali terjadi. Kali ini tiga siswa terseret derasnya arus sungai.
Peristiwa yang terjadi di Desa Bungo Antoi, Kecamatan Tabir Selatan itu terjadi Minggu (3/2) sore.
Informasi yang dihimpun, ketiganya tengah bermain di sungai Desa setempat, namun tiba-tiba satu di antaranya terpeleset dan hanyut.
Melihat temannya hanyut, dua temannya langsung mencoba untuk menolong, tapi nahas keduanya pun ikut hanyut.
Baca: RSUD Ini Siapkan Kamar Khusus untuk Caleg Gagal yang Alami Gangguan Mental
Baca: Pastikan Jumlah DPK dan DPTb, KPU Batanghari Koordinasikan Soal Pekerja dengan Disnakertrans
Baca: Awalnya Dikira Boneka Ternyata Jasad Bayi, Kondisinya Mengenaskan Sebagian Tubuhnya Dimakan Ikan
Baca: Pelaku Penganiaya Dua Petugas KPK di Hotel Borobudur, Diduga Oknum Kepala Daerah, Ini Kronologinya
Baca: Heboh, Jasad Bayi Ditemukan Warga Hanyut di Dam Sungai Suban, Kondisinya Tidak Utuh Lagi
Melihat ada orang hanyut, warga sekitar langsung mencoba untuk menolongnya dengan menyusuri sungai.
Warga yang menolongnya hanya berhasil menyelamatkan satu orang bernama Darmi (18) dalam keadaan pingsan, sementara dua temannya Imah (17) dan Risma (17) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Kapolsek Tabir Selatan, Iptu Candra Kirana, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, dan mengatakan korban tewas telah dibawa kerumah duka untuk disemayamkan.
"Iya benar, ada kejadian hanyut, dan dua orang sudah meninggal dunia," ungkap Kapolsek.
Kapolsek menyebut bahwa saat ini korban sudah dibawa kerumah duka untuk disemayamkan.