Di-Deadline Hingga 17 Februari, KPU Kota Supervisi Matangkan DPK dan DPTb di Kecamatan Paal Merah

Sebab kata dia, KPU provinsi sudah mewanti-wanti agar pada 17 Pebruari 2019 data tersebut dikirimkan.

Di-Deadline Hingga 17 Februari, KPU Kota Supervisi Matangkan DPK dan DPTb di Kecamatan Paal Merah
Tribun Jambi/Andika Arnoldy
KPU Kota Jambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hendri Dunan Naris

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi, melakukan supervisi untuk mematangkan data Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

Untuk memastikan bahwa hak setiap warga sudah benar-benar diakomodir dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pihak KPU Kota Jambi melakukan supervisi ke Kecamatan Paal Merah.

Yatno, Ketua KPU Kota Jambi kepada Tribunjambi.com, (1/2/2019) mengatakan, supervisi dilakukan guna memantapkan penyusunan DPK dan DPTb. Sebab kata dia, KPU provinsi sudah mewanti-wanti agar pada 17 Pebruari 2019 data tersebut dikirimkan.

Baca: Ganasnya Pasukan Siluman Kopassus yang Bernama SatGultor, Danjen Kopassus Cantiasa Jadi Jebolannya

Baca: Pengrajin Batik Diminta Pertahankan Kualitas, Ini Pesan Bupati Tanjab Timur

Baca: VIDEO: Operasi Penutupan Ilegal Drilling di Pompa Air Dihentikan, Ini Penyebabnya

"Supervisi kami lakukan di tiap kecamatan untuk memantapkan penyusunan DPK dan DPTb,"ungkap Yanto.

Diakui Yanto bahwa supervisi ini dilakukan sudah pada tahapan ke-2 penyusunan DPK dan DPTb. Sementara mereka hanya memiliki tiga tahapan sampai data tersebut direkap di KPU Kota Jambi.

"DPK dan DPTb itu disusun dalam tiga tahapan. Dan rekapitulasi nya pada tahapan ke tiga,"terang Yanto.

Baca: Sama-sama Jebolan Pasukan Baret Merah Kopassus, Sosok Mertua & Menantu Ini Kini Jadi Jenderal TNI

Baca: Kasus Dugaan Korupsi di Damkar Sarolangun, Kejari Tunggu Penghitungan Kerugian Negara dari BPK Jambi

Yatno mengungkapkan bahwa yang termasuk dalam DPK adalah setiap warga negara yang sudah memiliki hak pilih dan memiliki KTP-el namun tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Sedangkan DPTb adalah pemilih yang masuk dalam DPT tetapi melakukan pindah pilih.

Mereka ini harus di data ulang untuk memastikan bahwa hak mereka tetap di akomodir. Tidak itu saja, bila banyak yang masuk dalam DPTb maka itu bisa berpotensi dilakukan penambahan TPS baru.

Baca: Partai Hidup Mati Persib Bandung vs Persiwa Wamena di Piala Indonesia, Siapa Lagi yang Dimainkan?

Baca: UPDATE Vanessa Angel Setelah Pingsan Begini Kondisinya Sekarang, Minta Penangguhan Penahanan

"Bila dalam pendataan kita ternyata terjadi penumpukan dalam 1 TPS. Maka dimungkinkan bagi KPU untuk melakukan perubahan atau penambahan TPS," kata Yatno.

Sedangkan data resmi DPK dan DPTb sendiri baru akan di unggah ke website KPU pada H-15 sebelum pencoblosan. (*)

Penulis: dunan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved