Empat Jam Guru di Batanghari Diperiksa Gakumdu Terkait Kampange Caleg di Sekolah

Lebih kurang Empat Jam Gakumdu melakukan pemeriksaan terhadap Lima ASN Guru di Batanghari, yang diduga terlibat dalam kampanye

Empat Jam Guru di Batanghari Diperiksa Gakumdu Terkait Kampange Caleg di Sekolah
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Gakumdu melakukan pemeriksaan terhadap lima orang ASN Guru di Batanghari 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Lebih kurang Empat Jam Gakumdu melakukan pemeriksaan terhadap Lima ASN Guru di Batanghari, yang diduga terlibat dalam kampanye Rahmad Derita Calon Anggota DPR RI.

Bertempat di Kantor Bawaslu Batanghari, Tim Gakumdu melakukan pemeriksaan satu persatu ASN tersebut.

Dari Lima ASN tersebut terdiri dari Guru dan pengawas, status kelima ASN tersebut saat ini masih sebatas saksi atas dugaan pelanggaran kampanye.

Hal tersebut dikatakan Kasubdit Satu direskrimum polda jambi AKBP Krstian Adiwibawa MH. 

Dikatakannya, pada saat ini pihaknya melakukan pemeriksaan saksi terhadap dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh caleg RD.

Proses pemeriksaan saksi tersebut merupakan satu rangkaian dengan pemeriksaan saksi yang dilakukan di Kota Sungai penuh.

"Dimana dalam perkara ini diduga adanya pelanggaran pasal 280 terkait larangan kampanye di fasilitas pendidikan," ujarnya kepada tribunjambi.com Rabu (23/1)

Penyidikan saksi sementara dilakukan terutama untuk mengungkap, terkait keterlibatannya, apa yang mereka saksikan dan mereka alami pada saat kejadian tersebut.

Terhadap apa yang dilakukan RD nantinya akan dirangkum keterangan mereka tadi.

" Yang jelas Lima saksi tadi perwakilan dari jumlah keseluruhanan ada Tujuh orang guru, yang tertera dalam postingan RD diakun pribadinya. Terkait sanksi tunggu hasil penyeldikan dulu," pungkasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Batanghari Indra Tritusian, mengatakan, Bawaslu sendiri saat ini sebagai fasilitator terhadap kegiatan Gakumdu.

Kegiatan pemeriksaan Gakumdu dari pihak penyelidikan polda jambi terhadap beberapa ASN yang berstatus saksi.

" Untuk ASN nya akan terus ditindaklanjuti dan dikaji, untuk senentara memenuhi unsur pelanggaran atau tidak masih menunggu kajian. Meski terdapat satu alat bukti yang memberatkan daksi terkait postingan denga acungan dua jari," jelasnya.

Baca: Lama Tak Tampil di Televisi, Ternyata Artis Rachel Amanda Idap Kanker Tiroid Tapi Berhasil Sembuh

Baca: Di Pagi-pagi Pasti Happy, Billy Syahputra Adu Jotos dengan Pengacara Kriss Hatta, Videonya Viral

Baca: VIDEO:Wanita Muda ini Buka Bajunya Dihadapan Manager Bank Karena Pinjamannya Ditolak, Selanjutnya. .

Penulis: Abdullah Usman
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved