Kasus Pembunuhan Putra Bermotif Cemburu, Polisi Periksa Istri Amir
Pihak kepolisian Singkut masih terus melakukan penyeledikan kasus penganiayaan yang mengakibatkan terbunuhnya Elia Putra.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan wartawan Tribun Jambi, wahyu Herliyanto
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Kasus penganiayaan yang mengakibatkan pembunuhan secara sadis di Kecamatan Singkut, Sarolangun saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
Menurut keterangan Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wiralaksana melalui Kasubag Humas, IPTU Adriyansah, korban penganiayaan (Putra) diketahui berdomisili di Dusun I Mekar Sari Desa Siliwangi itu ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumah Amir (pelaku). Diduga korban terbunuh karena hantaman linggis dan sabetan benda tajam.
“Motif pembunuhan karna pelaku cemburu kepada korban karena diduga korban selingkuh dengan istrinya pelaku selama pelaku merantau,” kata Ardiansyah.
Tak lama usai kejadian, lanjut dia, pelaku akhirnya ditemukan oleh aparat kepolisian tidak jauh dari TKP. Kemudian pelaku dibawa ke Mapolsek Singkut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Baca: 5 Fakta istri Ustaz Maulana Meninggal, Mulai Penyebab & Deretan Artis Ini Ungkap Belasungkawa
Baca: VIDEO: Ular King Kobra 6 Meter Teror Warga Distrik Sikao
Baca: Rahasia Pria Ini Berumur Panjang Hingga 108 Tahun, adalah Istrinya
Baca: Suami Bawa Istrinya yang Sakit Lintas Negara dengan Gerobak Modifikasi, Orang-orang Tercengang
Sementara barang bukti tambahan yang sebelumnya hanya satu kini bertambah, sebelumnya yaitu linggis, ditemukan pada malam itu, dan petugas menyisir lagi dan menemukan sebilah pisau, sebilah golok, satu unit sepeda motor Supra X no pol BH 3615 ST, satu lembar pakain korban dan satu lembar jaket bekas bercak darah.
“Atas perbuatanya Pelaku terancam pasal 338 KUHP Juncto pasal 351 ayat (3) KUHP,” tandasnya.
Menurut Kepala Dusun 1 Mekar Sari, Arkani mengatakan awal mula kejadian itu selepas Maghrib, Jumat (18/1). Elia Putra (korban) berkunjung ke rumah pelaku Amir tujuannya untuk bertamu. Merasa kurang simpati kepada korban, pelaku (amir) lantas berkata agar korban tidak merusak rumah tangganya, karena ini sudah kesekian kalinya, bahkan Ketua RT pun sudah berulang kali menegur.
"Pelaku merasa cemburu kepada Korban karena diduga korban selingkuh dengan Istri pelaku (L) selama pelaku merantau," kata Arkani.
“Adu mulut pun terjadi, akhirnya merasa kesal, puncak emosinya pelaku tak terbendung dan menancapkan linggis ke tubuh korban,” ujarnya.
Sebelumnya korban sudah diperingatkan, tapi tidak gubris. Menurutnya, korban selama dalam bersosialisasi kepada masyarakat baik dan sering ngobrol dengan masyarakat sekitar dan membantu masyarakat.
"Setau saya, anaknya baik kok, tidak ada musuh apa apa, cuman ya itu tadi, cemburu itu tadi," katanya
Sementara, Kapolsek Singkut, Saryono mengatakan beberapa saksi masih kami periksa dan saat ini masih dalam penyelidikan.
"Ada 4, termasuk istri pelaku," katanya.
Baca: Tak Ada Ganti Rugi, Warga Sekernan Keberatan Tanahnya Digusur untuk Jalan
Baca: Kepergok Pemilik Rumah, Pencuri Ini Gagal beraksi dan Berakhir Tragis
Baca: Tak Lagi Gratis 100 Persen, Pasien BPJS Kesehatan Diminta Patungan, Ini Beban Biaya ke Pasien