Bawaslu Juga akan Panggil Ketua DPD Gerindra Sutan Adil Hendra, Dugaan Penyalahgunaan Beasiswa

"Kemarin sudah kita panggil pelapor atas nama Ismail Maruf dan sudah dapat beberapa keterangan," ujar Wein Arifin, Kamis (10/1/2019).

Bawaslu Juga akan Panggil Ketua DPD Gerindra Sutan Adil Hendra, Dugaan Penyalahgunaan Beasiswa
Tribun Jambi/Andika Arnoldy
Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Wein Arifin 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bawaslu Provinsi Jambi akan memanggil Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra.

Ini terkait dengan laporan tim kampanye daerah Jokowi-Ma'ruf pada Bawaslu Provinsi Jambi.

Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Wein Arifin, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari TKD Jokowi-Kh Ma'ruf Amin ke Bawaslu soal dugaan penyalahgunaan beasiswa.

"Kemarin sudah kita panggil pelapor atas nama Ismail Maruf dan sudah dapat beberapa keterangan," ujar Wein Arifin, Kamis (10/1/2019).

Dia mengatakan dalam keterangan di Bawaslu, tim kampanye Jokowi ini juga menjelaskan ada empat orang saksi yang mengetahui soal ini. Nantinya Bawaslu juga akan memanggil lagi empat orang saksi ini.

"Setelah itu baru akan kita panggil terlapor tiga orang termasuk Sutan Adil Hendra," ujar Wein Arifin.

Sebelumnya, Sutan Adil Hendra mempertanyakan, mengapa penyaluran beasiswa PIP tersebut baru dipersoalkan saat ini.

Padahal, kata SAH, dirinya telah menyalurkan beasiswa PIP itu sejak beberapa tahun lalu.

Baca juga:

 Bawaslu akan Panggil Rahmat Derita, Caleg DPR RI Diduga Kampanye di Sekolah

 Pembangunan Jembatan Nipah Sadu Pakai Skema Pembiayaan Bappenas Batal, Ini Sebabnya

 Nama Ibu Tiri Zumi Zola Mencuat jadi Wakil Gubernur Jambi, Apakah Ratu Munawaroh akan Dilantik?

 Aura Kasih sudah Tekdung, Akhirnya Terungkap Rahasia Pernikahan dengan Eryck Amaral

Baca: Hotman Paris Kaget, Mantan Mucikari Bongkar 100 Artis Terlibat Prostitusi Online

"Kenapa tidak dari 2015 dipersoalkan, saya sudah lama menyalurkan, kenapa sekarang baru dipersoalkan. Kalau tidak ada perjuangan kita di DPR mungkin tidak sebanyak itu mendapatkan beasiswa. Saya aneh juga kenapa sekarang di dalam masa kampanye baru dipersoalkan," ujarnya.

Disampaikannya juga, bahwa setiap penyerahan beasiswa itu juga dirinya tak pernah mengklaim bahwa beasiswa itu adalah miliknya dan Gerindra.

"Kita tidak pernah sampaikan bahwa ini program Gerindra. Benar ini program pemerintah. Cuma, kita di DPR ikut mengesahkan anggarannya dan berkat perjuangan kita juga bisa dapat," tegasnya

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

Penulis: andika
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved