Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Ungkap Strategi Jelang Debat Pilpres 2019 Mendatang

Juru Debat Capres kubu Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 Sodik Mudjahid mengungkapkan, persiapan

Kubu Prabowo-Sandiaga Uno Ungkap Strategi Jelang Debat Pilpres 2019 Mendatang
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ( kanan) berjabat tangan usai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8/2018). Prabowo dan Sandiaga Uno resmi maju mencalonkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019(ANDREAS LUKAS ALTOBELI) 

Prabowo-Sandiaga Uno Ungkap Strategi Jelang Debat Pilpres 2019 Mendatang

TRIBUNJAMBI. COM - Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah melakukan serangkaian persiapan jelang Debat Pilpres 2019 perdana.

Juru Debat Capres kubu Prabowo-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 Sodik Mudjahid mengungkapkan, persiapan yang dilakukan lebih pada hal-hal teknis saat nanti mereka berdebat.

Baca: Gara-gara Jalan di Bungo Rusak, Harga-harga Barang Bisa Naik karena Waktu Tempuh Bertambah

Baca: Terungkap Fakta Tewasnya Sepasang Kekasih Tanpa Busana di Kamar Hotel, Status Terakhir di Facebook

Baca: Dua Orang Ditangkap pada Awal Tahun, Narkoba di Batanghari

Baca: Letkol Inf Widi Rahman dan Istri Naik Andong, Gelar Tradisi Satuan Dandim untuk Batanghari yang Baru

Baca: FOTO Momen Presiden Jokowi Bersalaman dengan Ustaz Arifin Ilham, Semoga Cepat Sembuh

"Kalau soal konten, kami percaya 100 persen Prabowo-Sandi sudah bisa. Mereka cerdas, berwawasan luas. Tapi soal hal kecil tadi kaya soal senyum lah, menyapa, soal bagaimana menjelaskan, bagaimana komunikasi dengan moderator, bagaimana menyerang lawan," ujar Sodik ketika dihubungi, Rabu (9/1/2019).

Sodik mengatakan, Prabowo Subianto merupakan sosok yang berwawasan luas. Menurut politisi Partai Gerindra itu, orang seperti Prabowo biasanya selalu ingin menerangkan pemikirannya secara detail.

Namun demikian, dalam debat, Prabowo tidak bisa bebas menyampaikan gagasannya itu karena dibatasi waktu.

Oleh karena itu, kata Sodik, strategi yang disiapkan salah satunya adalah terkait manajemen waktu dalam menjawab pertanyaan.

"Jadi kontennya harus sesuai dengan kebutuhan dan harus yang bisa ditangkap dengan cepat oleh audience, jangan semuanya diungkapkan," kata dia.

Baca: FOTO Momen Presiden Jokowi Bersalaman dengan Ustaz Arifin Ilham, Semoga Cepat Sembuh

Baca: Jenguk Ustaz Arifin Ilham yang Dirawat di RSCM Kencana, Presiden Jokowi Turut Doakan dan Titip Pesan

Baca: SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd Berpartisipasi Dalam HUT Provinsi Jambi Yang Ke-62

Baca: Dua Hari dibuka, Puluhan CPNS Merangin Serahkan Berkas Pelengkap, Catat Syaratnya!

Baca: Mengapa KPU Kota Jambi Belum Pastikan Pemilih di Lapas Klas IIA Jambi? Ternyata Ini Alasannya

Bahasa-bahasa yang digunakan juga harus sederhana agar mudah dipahami masyarakat. Intinya, kata Sodik, Prabowo dan Sandiaga harus bisa ringkas dan tepat dalam menyampaikan gagasan mereka.

"Kalau tidak akibatnya bisa jadi konten pokok tidak masuk karena harus memberikan wawasan dulu, memberi pengantar dulu, memberi visi dulu. Jadi to the point saja dengan sedikit ilustrasi, gambaran," ujar Sodik.(*)

Editor: hendri dede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved