Teguran 'Maut' di Meja Biliar untuk Soeharto, Akhirnya Jenderal Benny Moerdani Dicopot
Saat bermain di meja biliar, Benny Moerdani melontarkn teguran 'maut' Soeharto terkait bisnis anak-anaknya yang merambah ke mana-mana.
Saat bermain di meja biliar, Benny Moerdani melontarkan teguran 'maut' Soeharto terkait bisnis anak-anaknya yang merambah ke mana-mana.
TRIBUNJAMBI.COM - Mungkin Benny Moerdani merupakan satu-satunya orang yang berani melayangkan teguran 'maut' ke Soeharto.
Benny Moerdani merupakan pria berkepribadian keras. 'Raja intel' yang pernah buat geram Presiden ke-2 Indonesia.
Ada banyak cerita tentang Soeharto sebagai Presiden RI ke-2, namun jarang yang mengetahui kisah ini.

Sejak masih berpangkat Kapten TNI AD dan menjadi anggota Kopassus, Benny Moerdani sudah menjalin hubungan yang akrab dengan Soeharto.
Karier militer Benny Moerdani:
- - RPKAD, Kopassus
- - Berbagai operasi militer: pembajakan pesawat Garuda Indonesia Penerbangan 206 pada 1981
- - Asisten Intelijen Menteri Pertahanan dan Keamanan
- - Asisten Intelijen Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib)
- - Kepala Pusat Intelijen Strategis (Pusintelstrat)
- - Wakil Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin)
- - Pangkopkamtib.
- - Panglima ABRI
Baca Juga:
Istri Sendiri Tak Tahu Suaminya Anggota Satuan Rahasia Kopassus, Membedah Isi Sat-81
Pertempuran Tak Terlupakan, Kopassus Pecundangi Pasukan Elite Inggris di Hutan Kalimantan
Hotman Paris Blak-blakan 10 Tahun Tidur Tak Seranjang dengan Istri, Mengapa Akhirnya Sadar?
Masih Ingat Si Kopi Maut Jessica Kumala Wongso? Setelah PK Ditolak Begini Nasibnya
7 Artis Indonesia yang Lolos dari Maut, Pasha Bisa Selamat dari Tsunami
Daftar Danjen Kopassus sejak 1952-Sekarang, Ungkap Misi Rahasia dengan CIA
Karier pemerintahan:
- - Kepala Konsulat Indonesia di Malaysia Barat.
- - Menteri Pertahanan dan Keamanan
- - Konsul Jenderal Indonesia di Korea
Dalam buku Benny Moerdani Yang Belum Terungkap, Tempo, PT Gramedia, 2015 dan Benny Moerdani Profil Prajurit Negarawan, Julius Pour, Yayasan Kejuangan Panglima Sudirman 1993, hubungan dua tokoh itu diulas dengan menarik.
Hubungan itu dimulai sejak era 1960-an, saat Soeharto sudah berpangkat Mayor Jenderal.
Soeharto sangat mengagumi Benny karena piawai dalam strategi tempur. Selain itu, Benny cerdas dalam memecahkan masalah secara intelijen.

Urusan pelik, baik di dalam maupun di luar negeri, selalu dipercayakan kepada Benny yang dikenal sangat loyal terhadapnya.
Misalnya ketika Indonesia terlibat konflik politik dan militer dengan Malaysia pada 1964.
Pak Harto yang merasa pemecahan masalah secara militer tidak menguntungkan Indonesia, lalu memutuskan mengambil langkah intelijen serta diplomasi.