Sekeluarga Dibantai KKB di Nduga Papua, Nasib Irawan Mujur Luput Dari Maut Saat Sedang Pasang Kabel

Keluarga almarhum Faiz tak kuasa membendung air mata yang terus mengalir mengiringi proses pemakaman

Editor: bandot
ANTARA
Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww.(Iwan Adisaputra) 

Sekeluarga Dibantai KKB di Nduga Papua, Nasib Irawan Mujur Luput Dari Maut Saat Sedang Pasang Kabel

TRIBUNJAMBI.COM - Korban pembantaian para pekerja PT Istaka Karya beberapa diantaranya telah dipulangkan.

Keluarga korban banyak diantaranya yang shock dengan kabar meninggalnya keluarga mereka.

Isak tangis mengiringi pemakaman jenazah Faiz Syahputra, korban pembantaian oleh kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua, di tempat pemakaman umum (TPU) Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (8/12/2018).

Keluarga almarhum Faiz tak kuasa membendung air mata yang terus mengalir mengiringi proses pemakaman, mulai dari rumah duka di Jalan Takalar, Kompleks Perumahan Nasional, Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Rumah itu adalah tempat tinggal Faiz sebelumnya bersama istrinya, Nurfadilah, dan dua putranya, Haikal (2) dan Radit yang baru berumur 5 bulan.

Baca: Kenapa TNI Tidak Mengerahkan Kopassus untuk Memberantas KKB Pimpinan Egiaus Koyoga di Nduga Papua?

Baca: Efrandi Hutagaol Pengantin Baru, Tenaga Ahli BBPJN Gugur Jadi Korban Pembantaian KKB di Nduga Papua

Baca: Sudah Empat Tahun Dinyatakan Hilang di Gunung Kerinci, Tim SAR Kembali Lanjutkan Pencarian

"Kakak saya ini sangat baik dan sangat dekat dengan keluarga. Dia juga sangat sayang dengan anak-anaknya yang masih kecil itu. Jelas kami merasa sangat kehilangan atas kepergian almarhum," kata Jonathan pilu.

Jonathan adalah adik kandung Faiz.

Dukanya sangat mendalam karena dia dan keluarga tak hanya kehilangan Faiz.

Jonathan juga kehilangan dua adik kandungnya, Yusran dan Aris Yusi, dalam aksi brutal yang sama.

Jenazah keduanya telah dibawa ke rumah orangtua mereka di Morowali, Sulawesi Tengah, untuk dimakamkan.

"Yang jadi korban dari saudara saya itu ada tiga orang, kakak saya, Faiz, dan dua adik kandung saya, Yusran dan Aris. Adik saya dimakamkan di Morowali. Satu sepupu saya jadi korban juga," lanjutnya.

Dia bercerita, sang kakak berangkat ke Papua untuk mengerjakan proyek jembatan sebagai buruh bersama delapan orang rekannya di bawah bendera PT Istaka Karya.

Proses evakuasi jenazah di Puncak Kabo, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga lokasi penembakan yang dilakukan kelompok KKB.
Proses evakuasi jenazah di Puncak Kabo, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga lokasi penembakan yang dilakukan kelompok KKB. (John Roy Purba/Istimewa)

Baru tiga pekan Faiz berada di sana untuk bekerja sampai kemudian keluarga mendengar kabar bahwa Faiz dan kedua adiknya tewas di tangan kelompok kriminal bersenjata yang menyerang dengan membabi buta.

“Lima rekan almarhum Faiz Syahputra dinyatakan tewas dalam penyerangan itu, sedangkan tiga orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh aparat setempat," kata Jonathan.

Baca: Daftar Pemenang Miss World 2018, Miss Meksiko Vanessa Ponce Juara, Ini Posisi Miss Indonesia

Baca: Dilangsungkan di Hotel Mewah, Pernikahan Lindswell Kwok dan Achmad Hulaefi Tak Dihadiri Keluarga

Baca: Promo Hari Ini TIX ID Tiket Film Aquaman Buy One Get One, Berlaku 7-16 Desember, Baca Sinopsisnya

Baca: Pemilik 5 Zodiak ini Paling Berpeluang Besar Jadi Orang Kaya, Virgo Menempati Peringkat Pertama

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved