Meski Baru Aktif, Ini Catatan Mentereng FAJI Jambi, dalam Menoreh Prestasi Nasional

“Tahun lalu tim putri juara umum, kita dipilih Indonesia untuk kejuaraan dunia di Argentina. Namun, kendala dana sehingga tidak jadi berangkat,”

Meski Baru Aktif, Ini Catatan Mentereng FAJI Jambi, dalam Menoreh Prestasi Nasional
tribunjambi/nurlailis
FAJI Jambi yang baru aktif pada 2016 lalu, sudah menoreh beberapa prestasi ditingkat nasional 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Nurlailis

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) sudah cukup lama ada di Jambi yakni dari tahun 2000 an. Namun, dahulu keberadaanya belum terlalu aktif dan baru aktif lagi sekitar 2016.

Arung jeram merupakan olahraga yang cukup ekstrem namun ternyata banyak peminatnya di Jambi. Meski secara tempat hanya ada di Merangin dan Kerinci, namun tidak mengurangi prestasi dari FAJI Jambi.

Ketua Pengda Jambi, Pontas Sitanggang mengatakan, FAJI Jambi aktif mengikuti kejuaraan tingkat nasional. Pada tahun 2017 dan 2018 juga mengirimkan atlet untuk kejurnas.

FAJI Jambi, dalam suatu kegiatan
FAJI Jambi, dalam suatu kegiatan (tribunjambi/nurlailis)

“Untuk kejurnas, beberapa bulan sebelum mengirimkan atlet kita mengadakan seleksi. Di Jambi sudah ada 7 Pengcab. Sebagai Pengda kita tinggal memilih atlet yang tepat untuk jadi perwakilan Jambi,” ungkapnya.

Beberapa prestasi FAJI Jambi diantaranya Kejurnas Lampung mendapatkan 2 perak, 2 perunggu, PON Jawa Barat mendapatkan peringkat 4, Kejurnas Pekalen mendapatkan 1 emas, 3 perak, 2 perunggu. Dan, junior women menjadi perwakilan Indonesia di Argentina 2017.

“Tahun lalu tim putri juara umum, kita dipilih Indonesia untuk kejuaraan dunia di Argentina. Namun, kendala dana sehingga tidak jadi berangkat,” ungkapnya.

Baca: Dicabut Hak Politik Lima Tahun, Zumi Zola Bisa Kembali Lagi Saat Usia 49 Tahun, Ini Kata Pengacara

Baca: Laga Persib Bandung Vs Barito Putra, Mengapa Disebut Juara Tanpa Mahkota?

Saat ini ada ratusan anggota dari FAJI Jambi. anggota berasal dari 7 Pengcab yang ada di kabupaten, terlebih saat ini mereka telah memiliki perahu masing-masing.

Untuk usia minimal jika ingin bergabung ia mengatakan yang penting seseorang itu sudah bisa pakai pelampung dan helm. Kalau untuk ikut pertandingan kisaran usia minimal 15 tahun. (*)

Baca: Jadwal Final Piala AFF 2018 Malaysia Vs Vietnam, Head to Head dan Prediksi Strategi Permainan

Baca: Ingat Kasus Pembunuhan di Legok Beberapa Waktu Lalu, Pelaku Dituntut 9 Tahun

Penulis: Nurlailis
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved