Wakil Bupati Merangin Kecewa, Apel Disiplin Dishub Sepi, Hanya 8 ASN yang Hadir

Pada apel tersebut, dari 31 jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dishub, yang hadir hanya delapan orang.

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Wakil Bupati Merangin Mashuri kecewa terhadap pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Merangin. Sebab, tingkat disiplin pegawai di dinas tersebut sangat rendah. Hal itu terungkap saat Apel pagi yang dipimpinnya di Dishub.

Pada apel tersebut, dari 31 jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dishub, yang hadir hanya delapan orang. Begitu juga dengan tenaga honorer. Dari 83 orang tenaga honorer, hanya 23 orang yang mengikuti apel tersebut. Untuk Tenaga Kerja Sukarela, dari 13 orang, hanya satu orang yang ikut apel tersebut.

Baca: Suku di Pedalaman Papua Ini Masih Doyan Makan Daging Manusia, Ini Kisahnya

"Tingkat kedisiplinan di kantor ini masih sangat rendah," kata Mashuri, Rabu (4/12/2018).

Menurut Mashuri, kedisiplinan itu sangat penting dalam bekerja. Untuk meningkatkan disiplin itu dimulai dari mengikuti apal pagi dan apel sore untuk mengakhiri pekerjaan.

Dalam kesempatan itu, dirinya mengajak seluruh pegawai untuk lebih giat lagi dan penuh rasa tanggungjawab dalam bekerja. Jangan tidak apel pagi karena alasan mengantar anak atau rumahnya jauh.

Baca: Tidak Terima Sering Dinasehati, Dua Anak Dibawah Umur di Tanjabtim Nekat Membunuh

‘’Kita sudah tahu kalau apel pagi itu pukul 07.30 Wib, jadi aturlah waktu sedemikian rupa sehingga pada waktunya apel bisa hadir. Ini sangat miris sekali karena ASN yang ikut apel hanya delapan orang,’’ tegasnya.

Selain itu dalam bekerja wabup minta para pegawai melakukannya dengan keramahtamahan dan senyum. Meskipun salah seorang pengendara seperti sopir truk melakukan kesalahan, harus dilayani dengan senyum.

‘’Percayalah bila kita berbuat ramah, senyum dan berbuat baik kepada seseorang, maka kita akan merasakan perbuatan baik itu pula dari orang lain. Tidak mungkin bila kita senyum orang akan merah,’’ terang Wabup.

Baca: Kisah Prajurit Kopassus Tersesat 7 Hari di Belantara Papua, Mencekam Diikuti Makhluk Ini

Baca: Kontak Senjata dengan KKB di Nduga Papua saat Evakuasi Korban, Satu Anggota Tim Belukar Tertembak

Di samping itu para pegawai di jajaran Dinas Perhubungan diminta wabup, untuk melakukan pekerjaannya dengan ikhlas. Nawaitukan sejak pergi dari rumah kalau kerja yang akan dilakukan merupakan ibadah.

"Sebab kalau niat dari awalnya sudah untuk bekerja, tentu orientasinya mencari imbalan atas kerja yang dilakukan. Segala dihitung dengan meteri itu tentulah tidak baik, karena hanya bisa menjadi keributan di kantor," jelas Wabup lagi. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved