Peristiwa Nduga Papua
Inilah Identitas Pelaku Pembunuhan 31 Pekerja di Nduga Papua, Berondong Tembakan secara Sadis
Pembunuhan 31 pekerja di Nduga Papua, dilakukan secara sadis. Pelaku bersama 40 orang pengikutnya menyerang Pos TNI juga.
Pembunuhan 31 pekerja di Nduga Papua, dilakukan secara sadis. Pelaku bersama 40 orang pengikutnya menyerang Pos TNI juga.
TRIBUNJAMBI.COM, JAYAPURA - Pembunuhan 31 pekerja di Papua oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilakukan secara sadis.
Wakapendam XVII/Cendrawasih, Letkol Inf Dax Sianturi, mengungkapkan Egianus Kogoya adalah pelaku pembantaian 31 pekerja di Distrik Yigi.
Selain itu, Egianus bersama 40 orang pengikutnya juga menyerang Pos TNI di Mbua yang jaraknya 2 jam berjalan kaki dari Yigi, lokasi pembantaian 31 pekerja pembangunan jembatan.
"Jadi kemarin mereka juga menyerang pos TNI dan satu orang prajurit kita gugur dan satu luka-luka," ujarnya.
Menurut Dax, Egianus Kogoya memiliki banyak catatan kriminal dan memimpin kelompok yang bertentangan langsung dengan keutuhan NKRI.
"Jadi Egianus Kogoya ini dalam catatan kita, adalah kelompok yang secara politik bertentangan dengan NKRI. Tak sedikit dari mereka memiliki catatan kriminal," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, setidaknya kelompok ini memiliki 20 hingga 25 senjata api berstandar militer yang diduga hasil rampasan dari anggota TNI dan Polri yang mereka ambil secara paksa.
Baca Juga:
Aa Gym sampai Berdiri Malu oleh rakyat, Saksikan Debat Sengit Fadli Zon Vs Irma Suryani
Sidang Gugatan Cerai Gisella Anastasia ke Gading Marten Digelar Hari Ini, Mengapa Tidak Hadir?
Kilas Balik Kasus Zumi Zola Jelang Vonis 6 Desember 2018, Berapa Hukuman Bila Dituntut 8 Tahun?
"Sampai sejauh ini, kita terus berupaya untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok ini. Hanya saja mereka sampai sejauh ini belum bisa kita tangkap," ujarnya.
Dax menambahkan, Egianus Kogoya telah dicap oleh TNI sebagai teroris.
"Perbuatannya mereka ini sudah lebih dari teroris. Sangat tak manusiawi. Itu para korban membangun jalan untuk membuka ketertinggalan," pungkasnya.
Berikut ini sejumlah fakta yang terungkap dalam kasus pembantaian di Papua:
1. Dipicu ambil foto saat KKB gelar HUT OPM
Dari hasil penyelidikan aparat keamanan, pembantaian tersebut terjadi karena salah satu pekerja tepergok memotret upacara peringatan HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM).