Ada 680 Meter Tutup Drainase Gedung Baru Pasar Talang Banjar Hilang

“Sebanyak 680 meter yang hilang. Pertama hilang 380 meter, terus saaat diganti, orang lagi kerja hilang lagi 300 meter,” kata Momon.

Ada 680 Meter Tutup Drainase Gedung Baru Pasar Talang Banjar Hilang
Tribun Jambi/Rohmayana
Pasar Talang Banjar yang sedang dibangun. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pedagang Pasar Talang Banjar akan direlokasi ke bangunan baru pada pertengahan Desember mendatang.

Kini, penyelesaian pasar tengah di kebut. Namun ada beberapa fasilitas pasar yang hilang.

Ada 680 meter penutup drainase gedung baru Pasar Talang Banjar yang hilang.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi, Momon mengatakan tutup drainase awalnya hilang sepanjang 380 meter.

Saat itu dilakukan perbaikan dan akan diganti baru. Sementara yang baru hendak dipasang, tutup drainase di sisi lain kembali hilang sepanjang 300 meter.

“Sebanyak 680 meter yang hilang. Pertama hilang 380 meter, terus saaat diganti, orang lagi kerja hilang lagi 300 meter,” kata Momon, kemarin (3/12).

Untuk sementara sebagian drainase di pasar talang banjar dibiarkan tanpa penutup. Hal tersebut karena tidak ada lagi anggran untuk pergantina drainase.

“Masa pemiliharaan pekerjaan juga telah habis. 2019 juga tidak ada anggran untuk pasar talang banjar,” imbuhnya.

Sementara Junedi Singarimbun, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi mengatakan, harusnya tutup drainse itu dibuat dan dipasang, karena sudah dianggarkan. Jika hilang harusnya dicari tau, karena disana ada penjaga. “Yang jaga malamnya siapa. Harusnya dicari tahu,” kata Junedi.

Drianse pasar tak mungkin dibiarkan menganga. Harusnya di tutup, karena pasar tersebut nantinya akan dikunjungi masyarakat.
“Nanti terjadi kecelakaan, kadang ibu-ibu juga bawa anak ke pasar,” katanya.

Jika tidak dipasang maka akan bahaya. Hilangnya tutup drainase itu harus diusut.

“Kok bisa hilang, padahal ada penjaga malam. Pasar Talang Banjar harusnya sudah ada CCTV sehingga tahu kondisi pasar,” ujarnya.

Jenunedi menyebutkan, pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Jambi dan PUPR kota Jambi harus mecari tahu penyebab hilangnya tutup drainaase.

“Harus serius tangani masalah pasar,” katanya.(*)

Baca: 5 Fakta Achmad Hulaefi Atlet Wushu yang Akan Menikahi Lindswell Kwok, Mulai Akrab Sejak Tahun 2015

Baca: Kades Ini Minta Dibuat Khusus Penangkaran Buaya

Baca: Tips Olahraga Ala KSAD, Jenderal TNI Andika Perkasa yang Berbadan Kekar

Baca: PSMS Medan Lawan PS Tira di Stadion Pakansari, Kesempatan Ayam Kinantan Keluar dari Zona Degradasi

Penulis: Rohmayana
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved