VIDEO: Polisi Disambar Pesawat Pengangkut BBM di Bandara Aminggaru Omukia Papua

Polisi yang bertugas di Bandara Aminggaru Omukia, Kabupaten Puncak, Papua disambar Pesawat Pelita Air seri C-GNWU pengangkut BBM bersubsidi.

TRIBUNJAMBI.COM - Polisi yang bertugas di Bandara Aminggaru Omukia, Kabupaten Puncak, Papua disambar Pesawat Pelita Air seri C-GNWU pengangkut BBM bersubsidi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, insiden itu terjadi pada Sabtu (1/12/2018).

Saat itu, korban Brigpol Jackson Ferdinandus bersama Aipda Irwan usai melaksanakan pengamanan pemindahan BBM dari pesawat ke truk pengangkut BBM.

Pesawat yang dipiloti Matthew Michael Garnet (53) kemudian take off meninggalkan landasan bandara. Namun, pesawat tiba-tiba mengarah kembali ke landasan dan bermanuver dengan ketinggian hanya sekitar dua meter dari permukaan landasan.

Akibatnya, sayap pesawat mengenai kepala korban hingga mengalami luka sobek. Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Ilaga untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun karena luka yang dialami cukup serius, korban lalu dievakuasi ke RSMM Caritas Timika.

"Ketika pilot pesawat mencoba untuk menaikkan pesawat sambil berbelok ke kanan, kemudian sayap sebelah kanan pesawat menyambar kepala korban," kata Kamal, Minggu (2/12/2018).

Menurut Kamal, sebelumnya pada Jumat (30/11/2018) pihak Airnav dan Perhubungan Udara Bandara Aminggaru telah memberitahukan kepada seluruh maskapai bahwa operasional penerbangan, pada Sabtu (1/12/2018) dibuka pukul 07.00 WIT.

Akan tetapi, pesawat Pelita Air tanding di Bandara Aminggaru pukul 06.15 WIT. Kemudian take off pada pukul 06.41 WIT tanpa sepengetahuan pihak Airnav maupun Perhubungan Udara Bandara Aminggaru, Puncak.

Terhadap pilot, penyidik Polri menjeratnya dengan pasal 359 KUHP karena kelalaiannya.

"Pilot yang berkewarganegaraan Amerika Serikat itu masih menjalani pemeriksaan dan dilarang untuk meninggalkan Kabupaten Mimika selama proses pemeriksaan," ujar Kamal.

Pasca insiden, Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Pol Tony Harsono didampingi Pjs Kapolres Mimika AKBP Fernando Sanches Napitupulu bersama Supervisor Pelita Air menjenguk korban di RSMM Caritas Timika.

Pihak Pelita Air menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan. Pihak Pelita Air juga pada Senin (3/12/2018) besok akan memberikan keterangan resmi terkait insiden ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Polisi Terluka akibat Tertabrak Pesawat Pengangkut BBM di Papua".

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved