Dua Roda Bagian Depan Pesawat VietJet Copot saat Mendarat, Sejumlah Penumpang Terluka
Pesawat milik maskapai vietnam dilaporkan mendarat dengan keras setelah terjadi masalah pada dua roda bagian depan.
TRIBUNJAMBI.COM - Pesawat milik maskapai vietnam dilaporkan mendarat dengan keras setelah terjadi masalah pada dua roda bagian depan.
Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka ringan akibat pendaratan yang keras itu.
Dilansir Channel News Asia, insiden tersebut terjadi pada pesawat milik VietJet saat mendarat di Bandara Buon Ma Thuot, pada Kamis (29/11/2018).
Penerbangan domestik yang membawa 207 penumpang itu berangkat dari Bandara Internasional Tan Son Nhat di Ho Chi Minh City.
Dilaporkan Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV), masalah serius dialami pesawat VietJet saat mendarat karena dua roda depannya terlepas.
"Namun pesawat dapat berhenti dengan selamat di landasan di Bandara Buon Ma Thuot," tulis pernyataan CAAV di situs resminya, Jumat (30/11/2018).
Baca juga
VIDEO: Apa yang Dilakukan Pilot saat Tahu Mantan Guru jadi Penumpang Pesawat Diterbangkannya?
Pilot Ketiduran, Bandara Terlewat Hingga 46 Kilometer
Terpotong saat Dikhitan, 8 Tahun Kemudian Keluarga Korban Tuntut RS karena Tidak Tumbuh Kembali
Anak-anak Berkemampuan Super di Dunia, dari Penyalur Energi hingga Bisa Banyak Bahasa
Foto-foto yang diambil oleh bagian publikasi Flightglobal setelah pesawat mendarat memperlihatkan situasi saat dilakukannya proses evakuasi darurat dan kondisi bagian depan roda pesawat yang hilang.
Pihak maskapai VietJet Aviation JSC mengatakan, seluruh penumpang pesawat telah dalam kondisi aman usai pendaratan.
Sejumlah penumpang mengalami luka ringan. Mereka segera dibawa ke rumah sakit dan saat ini telah meninggalkan rumah sakit. CAVV mengatakan setidaknya ada enam penumpang yang terluka.
"Pihak maskapai telah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menilai insiden yang terjadi," kata maskapai VietJet dalam pernyataan resmi.
Pesawat yang mengalami insiden tersebut diketahui adalah jet Airbus A321 dan baru dua pekan lalu dikirimkan ke pihak maskapai VietJet, yakni pada 15 November.
Juru bicara Airbus mengatakan, pihak pabrik telah berkomunikasi dengan maskapai dan memberikan bantuan teknis yang dibutuhkan.
Gugat Boeing
Keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 registrasi PK-LQP mengajukan gugatan hukum terhadap perusahaan The Boeing di Chicago, Amerika Serikat.
Firma hukum internasional Ribbeck Law Chartered mengaku siap mendampingi.