Tertangkap Simpan Sabu dan Sempat Pesta, Tukang Parkir Dicokok BNN

Ketahuan konsumsi dan simpan sabu seberat 24,101 gram, Aprianto alias Acik dicokok tim BNNP Jambi.

Tertangkap Simpan Sabu dan Sempat Pesta, Tukang Parkir Dicokok BNN
Tribunjambi/Mareza
Terdakwa Acik didampingi penasihat hukumnya mendengarkan dakwaan yang dibacakan JPU Kejati Jambi. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ketahuan konsumsi dan simpan sabu seberat 24,101 gram, Aprianto alias Acik dicokok tim BNNP Jambi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dia dihadapkan di meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Jambi.

Dalam sidang yang digelar Kamis (29/11/2018), Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi (JPU Kejati) Jambi, M Zuhdi membacakan dakwaan.

"Berawal pada hari Kamis tanggal 30 Agustus 2018 sekir pukul 16.00 WIB, terdakwa ditelpon oleh Bus," Zuhdi membacakan.

Baca: Tertangkap Beli Sabu, Ade Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Selanjutnya mereka menggunakan sabu bersama-sama. Beberapa kali terdakwa menemui Bus pada sela-sela pekerjaannya sebagai tukang parkir.

Kemudian pada hari Sabtu, (1/9/2018) sekira pukul 22.00 WIB, terdakwa ditangkap oleh pihak dari BNNP Jambi.

"Sesampainya di rumah terdakwa, petugas melakukan penggeledahan terhadap rumah terdakwa dan ditemukanlah narkotika dan barang bukti lainnya yang terdakwa simpan di dalam dapur," Zuhdi melanjutkan.

Baca: Kedapatan Memiliki Sabu Seharga Rp 3,3 Juta, Wakijan Dipenjara 7 Tahun

Atas hal itu, Acik dijerat dakwaan alternatif. Pertama, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) UU Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Atau kedua, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (2) UU Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Atas dakwaan itu, terdakwa tidak keberatan.

Baca: Boy Dituntut 6 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta Gara-gara Sabu

"Sidang ditunda hingga Kamis, 6 Desember 2018 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Memerintahkan terdakwa kembali ke tahanan dan tetap ditahan," ketua majelis hakim, Arfan Yani menutup sidang.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved