Tes Urine

Puluhan ASN Pemkab Kerinci Mendadak Dites Urine

Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Kerinci mendadak dilakukan tes urine, Jumat (23/11).

Puluhan ASN Pemkab Kerinci Mendadak Dites Urine
TRIBUN JAMBI/HERUPITRA
Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Kerinci mendadak dilakukan tes urine, Jumat (23/11). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Kerinci mendadak dilakukan tes urine, Jumat (23/11). Mulai dari Kepala Dinas, Camat, Kepala Puskemas dan puluhan ASN dikumpulkan di GOR Pemkab Kerinci.

Satu persatu mereka diambil sampel air seni untuk dilakukan tes urine oleh BNN Provinsi Jambi. Air seni tersebut langsung diuji melalui alat yang telah disediakan. Namun sayangnya, hasil tes urine tersebut belum bisa diumumkan.

Baca: BNK Muarojambi Akan Lakukan Tes Urine Seluruh ASN

Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan, sejauh ini pemerintah kabupaten Kerinci telah mengadakan tes urine sebanyak tiga kali termasuk hari ini. Dengan adanya tes urine ini, diharapkan kepada pejabat akan selalu waspada tentang penyalahgunaan narkoba dan menjauhinya.

Ia mengatakan, bagi ASN yang telah dites urine dan positif menggunakan narkoba, maka akan ada sanksi yang menanti mereka. Seperti terkena sanksi Undang-undang kepegawaian dan pidana umum.

Baca: Hasil Tes Urine Tahun Lalu, 3 Siswa di Kota Jambi Positif Konsumsi Narkoba. Masih Tahap Coba-coba

Tidak hanya tes urine, pada kesempatan itu dilakukan sosialisasi mengenai narkoba kepada camat, kepala puskesmas dan pejabat lainnya. Para camat nantinya diharapkan dapat menyosialisasikan kepada desa-desa mengenai bahaya narkoba.

"Bagi kita, ini sangat penting, kita sosialisikan ke aparatur pemerintah, camat, para pejabat, puskesmas. Karena kita melihat penyalahgunaan narkoba untuk di Kabupaten Kerinci, termasuk hal yang memprihatinkan," jelasnya.

Sementara Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Heru Pranoto mengatakan, tes urine yang dilakukan saat ini bagian dalam bentuk mendeteksi dini sesuai dengan inpres nomor 6 tahun 2018.

Baca: Usai Upacara Sumpah Pemuda, 192 Siswa SMP di Kota Jambi Langsung Dites Urine

"Dalam Inpres tersebut untuk menciptakan aparat aparat hukum, pegawai yang bersih dari narkoba," ungkapnya.

Ia menjelaskan untuk pegawai yang positif mengonsumsi narkoba yang dites urine, maka dilakukan rehabilitasi dengan menggunakan anggaran APBD.

Baca: Usai Dilantik, Seluruh Insan Pers Batanghari Dites Urine Dadakan.  Ini Hasilnya

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved