Pemilu 2019

Tak Ada Sanksi, Caleg Bebas Kampanye di Media Sosial 

Banyak aturan pemilu tanpa sanksi. Kampanye di media sosial misalnya, ada aturannya namun tak ada sanksi signifikan bagi pelanggar

Tak Ada Sanksi, Caleg Bebas Kampanye di Media Sosial 
tekape.co
Ilustrasi kampanye 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Andika Arnoldy

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banyak aturan pemilu tanpa sanksi. Kampanye di media sosial misalnya, ada aturannya namun tak ada sanksi signifikan bagi pelanggar kampanye di media sosial ini.

Diketahui dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 tahun 2018 disebutkan partai politik harus mendaftarkan 10 akun media sosial pada KPU. Hal ini dilakukan agar dapat menghindari ujaran kebencian atau kampanye hitam.

Namun menurut Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi Wein Arifin, memang ada aturan yang mewajibkan kepada partai politik untuk melaporkan akun media sosial. Namun tak ada sanksi jika ada yang melanggar ketentuan ini.

Baca: Jelang Tuntutan, Jonaita Nasir dan Faisal Utama Kembalikan Kerugian Negara Rp 30 Juta

"Dalam PKPU yang dapat dikenakan sanksi asah caleg yang kampanye di media cetak, elektronik dan internet (on-line) sedangkan sanksi di media sosial tak ada," ujar Wein Arifin.

Maka saat ini banyak caleg yang memilih berkampanye di medsos. Namun demikian dia minta agar caleg berhati-hati dalam menggunakan akunnya, karena ada aturan undang-undang ITE soal aturan media sosial soal aturan ini.

Baca: Haris Kumpulkan Kades se-Merangin, Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa dan BPJS Ketenagakerjaan

Dia mengatakan pada dasarnya, ada aturan yang punya sanksi, namun ada juga aturan yang tidak ada sanksi.

"Walaupun partai melaporkan akun medsos ke KPU, namun tak ada sanksi bagi medsos lainnya," ujarnya. 

Baca: Pembahasan Ranperda APBD 2019 Sungai Penuh, 4 Fraksi Setuju Disahkan Jadi Perda

Penulis: andika
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved