Harga Karet di Jambi Saat Ini Rp 16.500, Pabrik Masih Kekurangan Bahan Baku

Harga kadar karet kering (K3) saat ini capai Rp 16.500 per kilonya. Dikatakan John Kennedy, SE.M.Sy Wakil Gapkindo Jambi

Harga Karet di Jambi Saat Ini Rp 16.500, Pabrik Masih Kekurangan Bahan Baku
TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI
Ilustrasi. Petani karet 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Fitri Amalia

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Harga kadar karet kering (K3) saat ini capai Rp 16.500 per kilonya. Dikatakan John Kennedy, SE.M.Sy Wakil Gapkindo Jambi, harga karet tidak hanya dipengaruhi permintaan buyer saja, tetapi kualitas karet juga menentukan harga.

"Untuk kadar karet kering (k3), kalau harga lelang itu 50 persen dari itu (Rp8.200-8.500), itu berarti yang prediksi harga karet kering Rp 16.500 untuk saat ini," ujarnya.

Baca: Ucapan Selamat Maulid Nabi 2018 dalam Bahasa Inggris, Bisa Dikirimkan Lewat HP

Sama halnya dengan harga indikasi karet dari Disperindag Provinsi Jambi yang mencapai Rp 16.600 per 16 November 2018. Yuni, Petani karet asal Kabupaten Muaro Jambi mengatakan, harga karet saat ini mencapai Rp 8.200-8.500 perkilogram di pelelangan.

"Harga karet sekarang Rp 8.500, ada yang harga Rp 8.200, segitu la harga saat ini," tuturnya.

Baca: Klasemen Grup A Babak 8 Besar Liga 2 2018 - Kalteng Putra & Semen Padang Lolos ke Semifinal

Dikatakan John Kennedy, saat ini tidak ada kendala dalam hal eskpor karet asal Jambi. Tetapi kadang ada beberapa pabrik yang kekurangan bahan baku.

"Gapkindo tidak ada kendala untuk ekspor, tetapi ada kadang pabrik-pabrik ini kekurangan bahan baku, itu aja terkendala kadang, kalo bahan baku berkurang otomatis untuk melengkapi ekspor akan berkurang juga," katanya.

Baca: Duel Ulang Khabib Nurmagomedov Vs Conor McGregor akan Digelar di Ring Tinju?

Ia menambahkan, saat ini rate kualitas karet Indonesia sudah tergolong bagus, dibandingkan dengan kulitas karet yang dulu. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan karena masyarakat dalam hal ini petani karet, mau menjaga kualitas karet mulai dari penanaman. Hal tersebut membuat kualitas karet di Indonesia maupun di Jambi membaik.

Petani juga harus lebih meningkatkan kualitas karetnya, baik itu mulai dari bertanam hingga panen agar mutu karet terjaga.

Baca: Ucapan Selamat Maulid Nabi 2018 dalam Bahasa Inggris, Bisa Dikirimkan Lewat HP

"Untuk hal itu menjaga mutu tentu harus ada binaan dari kita, kita saling bersinergi antara Pemerintah, Gapkindo dan masyarakat petani yang masih karetnya ditambah batu, pasir, tetelan, dengan harapan menambah berat, pelan pelan kita beritahukan itu tidak bagus, saat ini juga bila perusahaan ingin membeli karet lebih teliti, tidak seperti dulu," tutupnya.

Penulis: fitri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved