Sembilan Orang Warga Tanjabtim Tahun Ini Terdeteksi Idap HIV, Dua Meninggal Dunia

Kasus HIV menjadi perhatian serius dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dari laporan rumah sakit

Sembilan Orang Warga Tanjabtim Tahun Ini Terdeteksi Idap HIV, Dua Meninggal Dunia
kompas.com
Ilustrasi. Gejala yang paling umum dari infeksi HIV adalah demam, ruam dan sakit tenggorokan. Gejala lainnya adalah kelelahan, pusing, dan diare. Kondisi ini terjadi karena reaksi tubuh terhadap infeksi HIV. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Kasus HIV menjadi perhatian serius dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dari laporan rumah sakit di provinsi dan penemuan Dinkes sendiri pada 2018 ini ditemukan 9 orang warga tanjabtim terjangkit HIV.

Kepala Bidang P2P dinas Kesehatan Tanjab Timur Jumiati kepada Tribunjambi.com menyebutkan, Terdeteksi hingga ditahun ini ada 7 kasus HIV dan meninggal 2. Ditambah tahun kemarin ada 9 kasus juga ada yang meninggal.

Baca: Awas, Ini Aplikasi Rawan untuk Selingkuh, Nomor 4 Bisa Menarik Perhatian Lawan Jenis

"Ada Suami-Istri yang terjangkit HIV dari perilaku personal," terangnya, pada Rabu (14/11).

Hal ini diketahui saat berobat dan ada laporan dari rumah sakit d iprovinsi. Ada juga yang ditemukan di sini dan dirujuk di provinsi.

Baca: Unggah Foto Rambut Acak-acakan, Iko Uwais: Jangan Disisir Neng, Abang Pulang Berantakan Juga

"Jika dilihat dari sisi sosial, rata-rata masyarakat tidak tahu, dan kita memang tidak sampaikan ke masyarakat begitu juga keluarganya tidak tahu agar tidak terjadi kegaduhan. Kita terus lakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil ini program pemerintah, mulai dari hepatitis, malaria, HIV , sipilis," bebernya.

Saat disinggung adanya lokalisasi atau Warung remang-remang, dinas kesehatan menyampaikan untuk masuk ke lokasi itu harus hati hati, karena tidak bisa dan pihak desa yang berkompeten.

Baca: Kurir Sabu 5 Kg Asal Aceh, Tersangka Kini di Tangan Jaksa

"HIV ini masih dirahasiakan karena untuk privasi", terangnya.

Namun pihak Dinkes lakukan sosialisasi soal penyakit HIV kepada masyarakat. Kecenderungan pengungkapan soal terjangkitnya HIV saat interview dengan pasien, dari wawancara tersebut kebanyakan dari perilaku seks.

"Ada laporan lokalisasi terselubung, kita tidak bisa masuk karena tidak resmi," ungkapnya.

Baca: Bikin Bulu Kuduk Berdiri, Inilah Lokasi Eksekusi Mati Narapidana di Nusakambangan

Pendampingan terhadap pasien dengan memonitor konsumsi obat dan bagaimana kondisi pasien terus dilakukan.

"Kadang pasien tidak mau diobati dan kita bujuk akhirnya mau diobati," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved