Jadi Langganan Banjir, Pemkab Muarojambi Siapkan Posko dan Lokasi Pengungsian Korban Banjir

Pemerintah Kabupaten Muarojambi akan membuat posko dan tempat-tempat pengungsi bagi koran banjir.

Jadi Langganan Banjir, Pemkab Muarojambi Siapkan Posko dan Lokasi Pengungsian Korban Banjir
TRIBUN JAMBI/JAKA HENDRA BAITRRI/ISTIMEWA
Dusun Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan menyelamatkan barang-barangnya dari lokasi banjir, pada Sabtu (3/11). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Pemerintah Kabupaten Muarojambi akan membuat posko dan tempat-tempat pengungsi bagi koran banjir. Hal ini dilakukan sebagai kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Muarojambi dalam penanggulangan banjir dan tanah longsor.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muarojambi seusai rapat koordinasi mengenai kesiapsiagaan penanggulangan banjir dan tanah longsor, Kamis (8/11) di ruang rapat wakil bupati.

"Untuk menentukan titik posko itu kita akan rapat lagi, karena nantinya akan ada tahapan statusnya yaitu siaga, siaga darurat, tanggap darurat. Setelah SK dari Bupati ini di buat, nanti kita lihat siapa komendernya, baru nanti kita tentukan posko-poskonya di mana," jelasnya.

Baca: BPBD Pantau Ada Beberapa Daerah di Jambi Terendam Banjir, Ini Titik-titiknya

Sedangkan untuk mengukur debit air Sungai Batanghari saat ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan BWSS. Hal ini dilakukan sebagai acuan BPBD Kabupaten Muarojambi menetapkan status bencana di Kabupaten Muarojambi.

"BWSS memberi informasi ini parameternya sekian, nanti baru kita tau dan kita tetapkan level atau statusnya apa. Jadi setiap hari kita pantau. Alhamdulillah kita ada grup, jadi setiap hari, setiap jam perkembangan air dari hulu ke hilir berapa itu kita tahu," sebutnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa untuk kebutuhan dasar yang jika kemungkinan banjir terjadi di wilayah Kabupaten Muarojambi. Pihaknya juga berkoordinasi dengan dinas sosial mengenai hal tersebut.

Baca: Hujan Deras, 84 Rumah di Sumay Terendam Banjir

Ia menambahkan bahwa pada umumnya banjir terjadi di seluruh Kabupaten Muarojambi. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, biasanya banjir terjadi di wilayah Kumpeh.

"Pada umumnya seluruhnya ada. Biasanya itu Kumpeh, Kumpeh ulu, Kumpeh ilir, Sekernan, Maro Sebo, Taman Rajo, Mestong, Jaluko. Namun kecamatan lain tetap kita pantau," ucapnya.

Selain itu, M Zakir juga meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Sebab hujan yang terjadi disertai angin. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kemungkinan angin puting beliung.

"Masyarakat juga di minta untuk waspada terjadinya angin puting beliung. Untuk orangtua jaga anak-anaknya, jangan main di luar, apalagi di sekitar aliran sungai," sebutnya.

Baca: Kerinci Banjir, 184 Ha Sawah Terendam dan Terancam Gagal Panen

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved