'Demam Move On’ ke Energi Berkualitas Menular Di Jambi

Makin cocok RON dengan kompresi mesin, makin irit BBM yang diperlukan mesin untuk mencapai pembakaran yang sempurna

'Demam Move On’ ke Energi Berkualitas Menular Di Jambi
IST
'Demam Move On’ ke Energi Berkualitas Menular Di Jambi 

‘TRIBUNJAMBI.COM – Waduh, di Sumbagsel kayanya lagi ada demam yang menular nih, tapi demamnya bagus loh, demam move on, sampai kapan kamu mau terjebak di pengalaman yang lama? Mending pindah dan ganti ke yang lebih baik kan.

Hari ini, beberapa mahasiswa dan komunitas otomotif diantaranya MX Rider Community dan ROC Chapter Jambi, saling berbagi pengalamannya move on ke energi berkualitas.

Riski Cahaya Nengrum, mahasiswi yang sehari-harinya menggunakan mobil dengan antusiasnya bilang bahwa dia sudah pakai Pertalite. Buat Riski, merawat mobil tidak cuma rajin dibawa ke bengkel, tapi juga ‘minum’nya harus yang sehat.

Baca: Penyelam yang Cari Puing Lion Air JT610 Meninggal Dunia, Ini Unggahan Sang Istri Tunggu Aku. . .

“Move on lah! Dulu aku pernah pakai Premium, ngerasain sendiri kasar mesinnya makanya aku pindah pakai Pertalite. Menurut aku, Pertalite masih terjangkau kok apalagi untuk kualitas yang lebih baik buat mobil aku, pakai yang sesuai lah,” kata Riski.

'Demam Move On’ ke Energi Berkualitas Menular Di Jambi
'Demam Move On’ ke Energi Berkualitas Menular Di Jambi (IST)

Rojali, anggota ROC Chapter Jambi, komunitas motor gede juga tahu persis pentingnya bahan bakar, penggunaan oli, dan spare part mesin yang asli dan berkualitas. “Tidak bisa main-main sih untuk mesin. Saya datang kesini supaya lebih tau lagi, gimana sih cara tau energi yang berkualitas, yang tepat buat motor saya,” ungkapnya.

Pengalaman kedua masyarakat Jambi tadi diperkuat dengan pernyataan Sutikna dari Workshop Head Agung Toyota Motor, Astra Jambi. “Untuk BBM, yang penting perhatikan angka Oktannya, atau biasa disebut Research Octane Number (RON), itu sangat penting karena berhubungan dengan pembakaran di mesin,” ujarnya.

Baca: Begini Strategi Marc Marquez Tambah Kecepatan Hadapi MotoGP Malaysia

Makin cocok RON dengan kompresi mesin, makin irit BBM yang diperlukan mesin untuk mencapai pembakaran yang sempurna, mesin lebih terawat. Jika RON tidak sesuai, akan meninggalkan endapan di busi. “Gampangnya, kalo RON tidak sesuai, sama aja pelan-pelan merusak mesin, baca lagi aja buku panduan, atau di tutup tangki bensin di mobil, ada kok petunjuk RON minimalnya,” tambah Sutikna.

'Demam Move On’ ke Energi Berkualitas Menular Di Jambi
'Demam Move On’ ke Energi Berkualitas Menular Di Jambi (IST)

Pernyataan Sutikna ini diperkuat oleh Insinyur Nazarudin, dosen dan peneliti di Universitas Jambi. Selain lebih baik untuk diri sendiri karena merawat mobil, penggunaan energi berkualitas juga membantu mengurangi emisi gas buang yang dihasilkan kendaraan.

Baca: Isi Pidato Tampang Boyolali yang Bikin Prabowo Subianto Dilaporkan ke Polisi

“Makin tinggi RON, makin baik emisi gas buangnya, karena kadar sulfurnya rendah, jadi secara tidak langsung berkontribusi juga loh untuk lingkungan kita dan orang lain. Ayo, udah tau manfaatnya masa iya kamu belum on, apalagi yang milenials nih harus cerdas memilih, masa pilih jodoh aja yang paling oke, energi juga dong,” tutup Nazarudin

Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved