Nasir: Satu Ritel Modern Berdiri Tujuh Pedagang Kelontong Roboh
Ritel modern yang mulai menjamur di Kota Jambi, dianggap sebagai pesaing, bahkan akan mematikan pedagang kecil di sekitarnya.
Penulis: Rohmayana | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rohmayana
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Pembangunan terus menggeliat seiiring berkembangnya Kota Jambi. Ibukota Provinsi Jambi ini ditarget menjadi kota perdagangan dan jasa. Semakin hari, muncul banyak ritel modern yang menjadi pesaing tangguh bagi para pelaku usaha kecil.
Ketua DPRD Kota Jambi, M Nasir mengatakan, menjamurnya ritel modern di Kota Jambi sebaiknya dievaluasi dan ada batasan. Sebab hal itu dapat berdampak negatif pada pelaku usaha kecil.
“Dampaknya sangat dirasakan pedagang kecil,” kata Nasir.
Nasir menyebutkan, pihaknya sudah melakukan kajian, dengan berkembangnya ritel moder di pemukiman masyarakat sangat berdampak.
“Seperti contoh, di kawasan simpang IV Sipin, berdiri satu ritel modern merobohkan 6 hingga 7 pedagang kelontong,” ungkapnya.
Saat ini, ritel modern juga menyediakan kopi siap saji dan tempat ngopi, sehingga warung kopi dapat kehilangan konsumen.
“Kita menerima pasar modern ini harus sesuai dengan kebutuhan, jika tidak, ini mematikan pedagang kecil kita. Ini perlu kajian khusus,” imbuhnya.
Fahmi Kepala Dinas Penananaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi mengatakan, saat ini ada 144 ritel modern yang beroperasi di Kota Jambi, yakni 99 Alfamart, 43 Indomaret dan 212 mart ada dua.
Katanya, pengaturan ritel modern di Jambi telah diatur dalam Perda. Dan untuk satu merek, dibatasi tak lebih dari 150 unit usaha. Namun, tak ada aturan soal lokasi ritel modern.
“Lokasi tidak ada aturannya. Hanya lokasi ritle modern yang buka 24 jam, hanya boleh di Jalan protokol,” imbuhnya.
Fahmi menyangkal jika ritel modern dianggap mematikan pedagang kecil di Kota Jambi, karena menurutnya tidak ada penelitan yang menyatakan hal tersebut.
“Tidak juga mematikan, karena beberapa ritel modern justru bekerjasama dengan pelaku usaha kecil,” pungkasnya.