Bayi Meninggal Akibat Dokter Diduga Lalai, RSUD Ahmad Ripin Janji Jelaskan Saat Jumpa Pers

RSUD Ahmad Ripin akan lakukan jumpa pers terkait dugaan kelalaian yang mengakibatkan bayi dalam kandungan meninggal.

Bayi Meninggal Akibat Dokter Diduga Lalai, RSUD Ahmad Ripin Janji Jelaskan Saat Jumpa Pers
Tribun Jambi/Samsul Bahri
RSUD Ahmad Ripin, Sengeti, Kabupaten Muarojambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin akan melakukan konferensi pers terkait dokternya yang diduga lalai, akibat lambat memberikan pertolongan dan mengakibatkan bayi dalam kandungan meninggal.

"Nanti hari Senin (15 Oktober 2018) mendatang kita akan konferensi pers dan akan kita jelaskan semuanya," kata Aang, Kabag TU RSUD Ahamad Ripin pada awak media, Kamis (11/10).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan rapat internal bersama Ketua Komite Medik, Kepala Bidang Pelayanan,dan dokter yang bersangkutan. Namun hasilnya baru akan diberitahukan saat konferensi pers Senin depan.

"Hari ini sudah rapat, Hasilnya sudah ditentukan, kita punya rentetan rekam medik. Saat pasien masuk, itu kita periksa dan langsung ke ruang IGD, yang periksa juga dokter IG, hari Senin nanti akan kita jelaskan semuanya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Heri Andira, warga RT 07 Desa Tunas Baru, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, dibuat meradang dengan buruknya pelayanan RSUD Ahmad Ripin, Sengeti, Kabupaten Muarojambi.

Hal ini disebabkan karena si buah hati yang masih dalam kandung istrinya meninggal. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (1/10) lalu, saat istrinya mengalami pendarahan hebat di RSUD Ahmad Ripin dan kemudian dirujuk di RSUD Raden Mattaher Jambi.

"Sampai di RS dokternya menyarankan untuk segera dilakukan tindakan operasi saja pak, kita selamatkan nyawa ibunya saja, sebab anak bapak sudah meninggal di dalam kandungan karena terlambat ditangani," jelas Heri.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved