Kasus Pencabulan

Kasus Pencabulan pada Anak Kandung di Batanghari, Terdawa Dituntut 18 Tahun Penjara dan Denda

Kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandung Bramdana terhadap anaknya yang berusia 12 tahun, Selasa (2/10) menjalani sidang lanjutan.

Kasus Pencabulan pada Anak Kandung di Batanghari, Terdawa Dituntut 18 Tahun Penjara dan Denda
TRIBUN JAMBI/ABDULLAH USMAN
Tersangka pencabulan terhadap anak kandung di Batanghari, Bramdana saat akan memasuki ruang sidang. Sidang berlangsung tertutup Selasa (2/10). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Kasus pencabulan yang dilakukan oleh ayah kandung Bramdana terhadap anaknya yang berusia 12 tahun, Selasa (2/10) menjalani sidang lanjutan.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan tersebut berjalan tertutup. Berjalan lebih kurang satu jam, dari sidang tuntutan tersebut terdakwa dituntut hukuman penjara selama 18 tahun dengan denda Rp 1 miliar dan subsider 6 bulan.

"Tuntutan 18 tahun tersebut lebih rendah dari ancaman maksimal 20 tahun, melihat dari sisi kemanusiaan dan terdakwa yang menxesali perbuatannya (bertaubat)," ujar Jaksa Penuntut Umum Kejari Batanghari, Vanda.

Baca: BRG Jambi: 70 Ribu Ha Lahan Gambut di Jambi Sudah Dipulihkan

Dikatakannya pula, setelah pembacaan tuntutan tersebut kuasa hukum terdakwa diberikan waktu satu minggu untuk pembelaaan atau pledoi.

"Agenda selanjutnya tahapan pembelaan, setelah itu baru putusan. Untuk sidang sidang selanjutnya tetap tertutup dan pada putusan nanti baru terbuka," jelasnya.

Sementara itu Humas Pengadilan Negeri Batanghari Listyo, mengatakan, pada hari ini memang ada kelanjutan sidang pencabulan yang dilakukan ayah kandung terhadap anaknya. Dengan tuntutan 18 tahun penjara.

" Untuk sidang putusan nanti dilihat dari sidang selanjutnya tergantung dari hasil persidangan selanjutnya, dan dari hasil pertimbangan dari kedua belah pihak sebelum diputuskan hakim," Jelas Listyo.

Dikatakan, sidang akan kembali dilakukan pada Selasa depan dengan agenda pembelaan dari dari pihak terdakwa untuk selanjutnya tahapan putusan.

Baca: Sekda: Seluruh Pihak Harus Berkoordinasi Pulihkan Gambut

Baca: Pagi Ini Bupati Batanghari Rombak Ratusan Pejabat Eselon III dan IV

Baca: Warga Kumpeh Ulu Diduga Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved