Update Gempa Donggola & Tsunami Palu

Bertahan Hidup di Reruntuhan Hotel, Fitri Korban Gempa Palu Tak Makan Minum Selama 3 Hari

Fitri bertahan hidup di dalam reruntuhan Hotel Roa Roa Palu sejak gempa melanda Palu, Jumat (28/9/2018) petang.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribun Timur
Fitri korban selamat dari reruntuhan Hotel Roaroa usai diguncang gempa 7,4 SR di Palu, Jumat (28/9/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Fitri Leonica (25), salah satu survival gempa di Kota Palu.

Fitri bertahan hidup di dalam reruntuhan Hotel Roa Roa Palu sejak gempa melanda Palu, Jumat (28/9/2018) petang.

Baca: Selamat Datang di Oktober! Sudah Lihat Ramalan Zodiakmu? Bulan ini Gemini Sangat Egois

Baca: Sebentar Lagi, Whatsapp akan Disisipi Iklan, Begini Penjelasannya

Baca: Satu Pembunuh Indri Sofiana Dihukum Seumur Hidup

Fitri salah satu tamu Hotel Roa-roa, Kota Palu, Sulteng, yang menjadi korban runtuhan bangunan berhasil dievakuasi, Minggu (30/9/18) sore.

Fitri Leonica mulai dievakuasi sejak pukul 16.30 Wita, baru bisa dikeluarkan dari reruntuhan bangunan tepat pukul 20.00 wita.

Fitri adalah tamu Hotel Roa-roa, asal Provinsi Lampung.

Dia bertahan selama tiga hari tanpa makan dan minum dalam kondisi terjepit reruntuhan bangunan.

Air mata Fitri tumpah saat berhasil dievakuasi keluar dari runtuhan bangunan.

Kesedihan Fitri bertambah saat mengetahui suami tercinta tak bisa diselamatkan.

Suaminya sudah meninggal dan belum dapat dievakuasi karena terkendala alat berat.

Usai dievakuasi Fitri langsung diperiksa sejenak oleh tim dokter, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif.

29092018_hotel roa_ambruk
29092018_hotel roa_ambruk (Tribun Medan)

Baca: Jadwal Opening Ceremony Asian Para Games 2018, Ada1.500 Penampil di Pembukaan

Baca: Pembunuh Penjual Nasi Uduk di Pondok Meja Jalani Sidang Hari Ini

Tampak sejumlah luka pada kedua tangan dan kaki Fitri akibat tertimpa runtuhan beton.

Fitri dievakuasi dari kamar 209 Hotel Roa-roa.

Fitri ditemukan karena teriak-teriak minta air dan makanan.

Roa-roa ambruk total saat Palu dan Donggala diguncang gempa 7,4 SR yang berpusat di Donggala dengan kedalaman 10 km atau 27 km timur laut.

Belum diketahui apakah korban mengalami patah tulang atau tidak. Namun ia tampak sangat lemas atau tak berdaya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved