208 Jemaah Haji Tebo, Tiba di Tanah Air
Jemaah haji asal Kabupaten Tebo, yang kembali ke tanah air sebanyak 208 jamaah.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Deni Satria Budi
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN - Jemaah haji asal Kabupaten Tebo, yang kembali ke tanah air sebanyak 208 jamaah.
Sebelumnya dua orang masih berada di Batam, untuk menjalani pengobatan yakni Jamilah didampingi suaminya Susanto. Sedangkan seorang lagi jamaah haji meninggal dunia atas nama Seni Parto, saat berada di Arab Saudi.
"Alhamdulilah, semua sudah kembali ke tanah air di kloter 23. Namun ada yang sakit di Batam dan saat mau diterbangkan harus dirawat," kata Kasi Haji' dan Umrah Kemenag Tebo, Lukman, Jumat (28/9).
Baca: Di Tebo, Baru 9 Orang yang Antar Berkas Pendaftaran CPNS
Dijelaskannya jika jemaah yang bersangkutan saat ini sudah kembali ke tanah air karena kondisinya disebut sudah membaik.
"Alhamdulilah sampai kemarin sudah diterbangkan ke Jambi didampingi pihak Kanwil dan sudah sampai di rumahnya di Rimbo Bujang," sebut Lukman.
Baca: Satu Jemaah Haji Asal Tebo Sakit, Lukman Minta Keluarga Jangan Panik
Jamaah yang sakit sebelumnya kata Lukman, sudah disarankan untuk membuat kartu BPJS sebagai biaya pengobatan di tanah air.
Hal ini dimaksudkan agar jemaah tidak terbebankan biaya jika sakit dan dirawat di tanah air. Berbeda dengan saat dirawat di Arab Saudi, di mana biayanya tidak dibebankan.
Terkait asuransi bilang Lukman, pihaknya masih berkordinasi dan dalam waktu dekat akan ditransfer ke rekening yang bersangkutan.
Baca: 2017 Terjadi 1.117 Kasus Kecelakaan, Kapolda Jambi Imbau Warga Taati Lalu Lintas
Jumlahnya sejalan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 15 juta, sebagai santunan untuk keluarga yang ditinggalkan.
"Yang meninggal dunia atas nama Ibu Seni, masih menunggu dana transfer dari Kemenag pusat berkerjasama dengan pihak Asuransi. Dana tersebut akan ditransfer ke rekening Ibu Seni," jelas Lukman.(*)