Update Pendaftaran CPNS 2018 di Tanjabtim, Pengurusan SKCK Meningkat Drastis

Animo masyarakat Tanjabtim menyambut seleksi pernerimaan CPNS di Tanjabtim cukup tinggi.

Update Pendaftaran CPNS 2018 di Tanjabtim, Pengurusan SKCK Meningkat Drastis
tribunjambi/zulkifli
Warga mengurus SKCK 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Zulkifli

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Animo masyarakat Tanjabtim menyambut seleksi pernerimaan CPNS di Tanjabtim cukup tinggi.

Hal itu terlihat dari meningkatkannya pengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Tanjabtim yang meningkat 4 kali lipat dibanding hari biasa.

Berdasarkan data yang diperoleh Tribunjambi.com, dari Polres Tanjabtim.
Sejak dua pekan terakhir saja, jumlah masyarakat yang mengurus SKCK di Polres Tanjabtim, terhitung sebanyak 154 berkas. sementara jika pada hari biasa, masyarakat yang mengurus SKCK hanya sekitar 10 orang saja dalam sehari.

"Kalau hari biasa rata-rata hanya 10 orang perhari, tapi sejak dua pekan terakhir ini ada sekitar 154 orang yang telah mengurus SKCK," ujar Kasat Intel AKP Yawan.

Kasat Intel pun memastikan bahwa sebagian besar warga yang mengurus SKCK tersebut, guna keperluan melengkapi persyaratan dalam mendaftar sebagai CPNS di lingkup Pemkab Tanjabtim. "Disitu kan tertera keperluannya untuk apa, jadi kita tahu SKCK ini digunakan untuk keperluan apa," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemkab Tanjabtim pada tahun ini membuka pendaftaran CPNS. Ada empat formasi CPNS yang akan dibuka, yakni formasi guru, kesehatan, teknis, dan formasi khusus untuk honorer K2.

“Untuk formasi guru umum yang akan diterima sebanyak 52 orang, kesehatan sebanyak 22 orang, teknis sebanyak 17 orang, sedangkan eks honorer K2 sebanyak 15 orang,” jelas Hadi Firdaus, Kepala BKPSDMD Kabupaten Tanjabtim.

Sementara untuk persyaratan teknis, Pemkab Tanjabtim saat ini masih menunggu petunjuk dari BKN. Hanya saja untuk seleksi penerimaan CPNS, dipastikan akan menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT). Namun dikarenakan Kabupaten Tanjabtim belum mendukung untuk menggunakan sistem tersebut, maka untuk tes CAT kemungkinan akan dilaksanakan di Kota Jambi.

Untuk persyaratan teknis kita masih menunggu juknis dari BKN, tapi yang pasti seleksi CPNS tahun ini akan menggunakan sistem CAT,” ujarnya.

“Di Provinsi Jambi sendiri, hanya Kabupaten Bungo dan Kota Jambi yang sudah bisa melaksanakan tes CAT,” tambahnya.

Sedangkan untuk persyaratan umum lanjut Hadi, masih mengacu pada PP nomor 11 tahun 2017. Seperti berkewarganegaraan Indonesia, batasan usia 18 hingga 35 tahun, tidak pernah dihukum pidana, dan tidak pernah diberhentikan secara tidak langsung dari PNS.

Sekedar diketahui, informasi pengumuman dan pendaftaran CPNS secara serentak tahun ini. Telah diketahui sejumlah masyarakat, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya pembuatan SKCK jauh hari sebelum Pemkab Tanjabtim menerima berkas kepastian penerimaan CPNS.

Penulis: Zulkifli
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved