Seminar untuk Inventarisasi Hingga Penyelamatan Kebudayaan Daerah Tanjabbar

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjabbar gelar seminar untuk inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, serta penyelamatan

Seminar untuk Inventarisasi Hingga Penyelamatan Kebudayaan Daerah Tanjabbar
TRIBUN JAMBI/DARWIN SIJABAT
Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib membuka secara resmi Seminar pokok pikiran kebudayaan daerah yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Hotel Masa Kini, Selasa (25/9). 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjabbar gelar seminar untuk inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, serta penyelamatan terhadap kebudayaan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (25/9).

Seminar ini dibuka Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib secara resmi dengan pokok pikiran kebudayaan daerah di Hotel Masa Kini, Selasa (25/9).

Disampaikan Sekretaris Disdikbud, seminar ini merupakan tahap akhir dari proses penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) sebelum ditetapkan menjadi Surat Keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat.

Baca: Transaksi 0,20 Gram Sabu, Kedua Terdakwa Ini Dituntut Lima Tahun Penjara Plus Denda Rp 1 Miliar

"Seminar ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, serta penyelamatan terhadap kebudayaan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat," katanya, Selasa (25/9).

Seminar PPKD diikuti peserta yang merupakan unsur Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sejarawan, praktisi, akademisi dan budayawan. Sebagai pemateri seminar yaitu, Koordinator Tim PPKD dari Provinsi dan Kabupaten.

Membacakan sambutan Bupati, Wabup menyampaikan proses penyusunan PPKD Tanjab Barat telah melalui tahapan yang panjang, mulai dari rapat persiapan, pembentukan Tim Penyusun, pembekalan, survei, input data, sampai tahap seminar yang merupakan tahapan pengujian materi.

PPKD Tanjung Jabung Barat yang disusun ini akan menjadi dasar penyusunan dan dimuat dalam PPKD Provinsi, selanjutnya akan menjadi bahan dasar penyusunan strategi kebudayaan nasional yang dapat membantu Pemerintah dalam menyusun rencana pembangunan jangka panjang dan menengah yang akan ditetapkan pada Konggres Kebudayaan Nasional.

Baca: Sidang Lanjutan Hafiz Cs Digelar, Terdakwa Saling Bersaksi

Baca: VIDEO: Tersangka Kasus Pipanisasi di Tanjab Barat Ditahan Kejati Jambi

"Saya berharap seminar ini bukan hanya sebatas ajang adu argumen dan diskusi saja, tetapi dibarengi dengan aksi nyata sehingga budaya daerah tidak terkikis oleh arus globalisasi," tandasnya.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved