Parenting
Mengajarkan Tanggung Jawab Sejak Balita
Mengajari anak tentang tanggung jawab merupakan hal yang akan berguna saat ia besar kelak. Pengajaran yang tepat memang
Penulis: Nurlailis | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribunjambi.com Nurlailis
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mengajari anak tentang tanggung jawab merupakan hal yang akan berguna saat ia besar kelak. Pengajaran yang tepat memang dilakukan sejak dini yaitu pada usia balita.
Meski terbilang sulit namun akan sangat berguna nantinya mengingat rasa tanggung jawab adalah sifat penting untuk dimiliki. Dengan tanggung jawab kita harus konsekuen terhadap apa yang telah dipercayakan kepada kita.
Baca: VIDEO: Ada Apa dengan Tangan Zumi Zola, Kenapa Pakai Gips?
Satu diantara smart mom Jambi, Nova Dwi Malasari mengatakan sudah mengajarkan anaknya tanggung jawab sejak usia 4 tahun. Saat itu dirinya tengah mengandung anak kedua. Menurutnya itulah saat yang tepat untuk mengajarkan Mouza Arkhana Luthfia (5 tahun) tentang pentingnya tanggung jawab.
“Waktu Mouza mau jadi kakak itu sudah mulai diterapkan. Berdasarkan pengalaman dari orang-orang, mereka mengatakan anak pertama akan lebih iri karena udah punya adik. Mengenai hal itu, dari adiknya dalam perut Mouza sudah dikasih tau kalau nanti akan ada adik, mulai nerapin untuk dia makan sendiri, mandi sendiri. Sehingga pas adiknya lahir dia sudah mengerti dengan perlakuan orang tua ke adiknya,” paparnya kepada tribunjambi.com
Memang tidak bisa langsung untuk diterima anak pertamanya. Sebagai orang tua iapun juga memberikan tawaran. Misalnya saat mau makan, Nova memberikan tawaran dulu ke si kakak mau makan atau tidak, sehingga dia bisa memilih. Orang tua pun tidak terkesan terlalu fokus ke si bayi. Dengan bertanya anak akan merasa diperhatikan.
Menurut Nova, jarak usia anak pertama dan kedua ini sangat tepat. Dengan jarak lima tahun Mouza sudah bisa diajarkan untuk tanggung jawab dan bisa sedikit paham dengan nasihat orang tua.
Baca: Martha Cally Sebut Music Is Magic
Baca: Martha Calli: Kalau Dibawakan Tulus dari Hati Pasti akan Nyampe di Hati Juga
“Anak pertama ini bisa dimintai tolong untuk membantu ibunya mengurus bayi. Ketika dia dilibatkan dia merasa juga dibutuhkan. Hal ini juga menumbuhkan saya sayang terhadap adiknya,” ungkapnya. (Nurlailis)
Nama: Nova Dwi Malasari
Ttl: Jambi, 25 November 1986
Pekerjaan: honorer
Nama anak: Mouza Arkhana Luthfia (5 tahun) dan Anindha Nur Medina (5 bulan)
Nama suami: Suratno
Baca: Soundtrack Membawa Perasaan Penonton ke Dalam Alur Cerita
Baca: Begini Cara Dukcapil Mengajak SAD Rekam Data KTP-El
Baca: PT SAL 1 Fokus Dunia Pendidikan, Masih Ada 200 Anak Rimba belum Kecap Pendidikan