Beli Saham Tempo.co, Ini Harapan Yusuf Mansur pada PayTren

Usai membeli saham Tempo.co dan BRI Syariah, Jam’an Nurkhatib Mansur alis Yusuf Mansur ternyata belum puas.

Beli Saham Tempo.co, Ini Harapan Yusuf Mansur pada PayTren
Net

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Usai membeli saham Tempo.co dan BRI Syariah, Jam’an Nurkhatib Mansur alis Yusuf Mansur ternyata belum puas.  Pengusaha yang juga pendakwah ini berencana menjadikan layanan isi ulang elektronik miliknya, PayTren meraih predikat unicorn.

“Paytren adalah perusahaan fintech satu-satunya yang berpotensi unicorn dan bisa membeli perusahaan unicorn lainnya,” kata Yusuf Mansur kepada Kontan.co.id, Kamis (10/8).

Baca: Usai Pendaftaran Capres dan Cawapres 2019, IHSG Menguat Hingga 0,2 Persen

Unicorn merupakan predikat bagi perusahaan rintisan atau start-up yang memiliki valuasi di atas US$ 1 miliar atau sekitar Rp 13,8 triliun. Maka untuk mencapai tahap unicorn, ia memilih menjalankan bisnis bukan secara konvensional, tapi sesuai prinsip syariah.

“Tidak mungkin kami menggunakan strategi dari investor, karena kami tidak punya investor, justru kami yang menjadi investor. Kami tidak pakai startegi investor seperti beriklan, bakar duit dan above the line,” ungkapnya.

Selama ini, ia mengaku strategi bisnis PayTren adalah melalui pendekatan spiritual, baik secara teori maupun praktik. Misalnya, meminta pengguna dan pekerja PayTren, untuk rajin berdoa, shalat sunah dan beramal kepada orang yang membutuhkan.

Berkat itu semua, Payren kini sudah mempunyai 3 juta pengguna, dengan nilai transaksi sekitar Rp 7 miliar - Rp 8 miliar per hari. Harapannya, sampai akhir tahun bisa capai 10 juta pengguna dan kelola dana masyarakat Rp 20 triliun – Rp 30 triliun.

“Jumlah transaksi itu masih terbilang kecil, tetapi sangat sehat dan secara korporasi tidak mempunyai hutang,” ungkapnya.

Baca: Berikut 10 Produk Unitlink Campuran yang Mencetak Return Unggul Sepanjang Juli

Baca: Untuk Kurangi Impor Bahan Kimia dan BBM, Kilang TPPI Akan Dihidupkan

Meski demikian, perusahaan di bawah naungan PT Veritra Sentosa Internasional (Treni) ini tetap fokus menjalani bisnisnya dan akan memperluas jaringan bisnisnya demi meraih dana kelola hingga Rp 30 triliun. Setelah layanan isi ulang elektronik, perusahaan ini tengah mengembangkan quick response (QR) Code. Suatu layanan pembayaran digital dan direncanakan bakal rilis Oktober mendatang.

Selain QR Code, Treni juga akan meluncurkan tujuh layanan lain, seperti remitansi, transaksi lintas batas negara, aggregator pembayaran tagihan, layanan keuangan digital (branchless banking), transfer dana, reksadana, dan uang elektronik pada akhir September 2018.

Akusisi Tempo

Halaman
12
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved