Kisah Prajurit Kopassus Berambut Gondrong Warna-warni, 'Pesta Pora' di Tengah Sengitnya Pertempuran

Ditembaki dengan gencar oleh lawan tak membuat mereka gentar, Kopassus menganggap operasi berbahaya itu sebagai pesta pora.

Kisah Prajurit Kopassus Berambut Gondrong Warna-warni, 'Pesta Pora' di Tengah Sengitnya Pertempuran
Anggota pasukan TNI saat operasi Seroja di Timor Timur. TNI turunkan Kopassus untuk merebut obyek vital yang dikuasai pasukan musuh 

TRIBUNJAMBI.COM - Operasi Seroja di Timor-Timur menjadi satu diantara operasi militer terbesar Indonesia.

Operasi tersebut melibatkan TNI dari tiga matra, darat, laut maupun udara.

Satu diantara yang ikut diterjunkan dalam operasi ini yakni Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopasandha) atau sekarang dikenal dengan nama Kopassus.

Para prajurit pasukan khusus ini diterjunkan dari pesawat ke wilayah musuh.

Tentu saja bukan ucapan selamat datang yang mereka dapat.

Akan tetapi rentetan peluru dan mortir yang menyambut saat kaki menjejakkan tanah.

Bahkan saat masih memakai parasut sebelum sampai ke tanah para tentara ini telah diberondong dari bawah oleh tentara musuh.

Baca: Rahasia Ilmu Hantu Kopassus yang Bikin Prajurit AS Kebingungan, Jenderalnya Sampai Ketakutan

Namun bagaimana reaksi para anggota Kopassus itu di medan perang malah di luar dugaan.

Ditembaki dengan gencar oleh lawan tak membuat mereka gentar, malahan pasukan elit TNI AD ini menganggap operasi berbahaya itu sebagai pesta pora.

Kisah ini dituliskan oleh wartawan Senior Antara MS Kamah dalam bukunya 'Wartawan Perang dari Irian Barat hingga Timor Timur'.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help